Kisah Saad bin Abi Waqqash Pemanah Diantara Deretan Pemuda

Kisah Saad bin Abu Waqqas-Assalamualikumu teman teman.InsyaAllah kali ini kami akan bercerita tentang salah satu pemuda yang mulia dan sudah dijamin masuk Surga bersamaan dengan sahabat Said bin Zaid, Thalhah bin Ubaidullah, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah serta 6 Sahabat lainnya.

Kisah perjalanan Saad ini sangat menakjubkan. Sehingga layak disajikan pada anak anak didik di rumah atau di kelas. Sangking mulianya, sampai sampai kisah sahabat yang satu ini, menjadi Asbabun Nuzul di salah satu surat dalam Al-Qur’an. Seperti apa kisahnya?

Kisah Saad bin Abi Waqqas si Pemanah Handal


Saad bin Abi Waqqas adalah salah satu keluarga Nabi Shalallahu alaihi wassalam. Beliau sebagai paman dari ibu. Menurut nasab, Saad ini berasal dari Bani Zuhra yang merupakan Marga ibunda Nabi Shalallahu alaihi wassalam (Aminah bunti Wahab).

Di usinya yang masih 17 Tahun, Sahabat Saad bin Abi Waqqas sudah mempunyai kepribadian berbeda dengan teman-teman lainnya saat masa remaja. Saad bin Abu Waqqas tidak menyukai apa yang biasanya disukai oleh Remaja-Remaja pada saat itu, mulai dari permaianan-permainan remaja dan kesenangan remaja.

Beliau lebih sering menghabiskan waktunya untuk membuat anak panah dan menyiapkan busurnya, lalu melatih diri seolah-olah menghadapi peperangan yang besar. Selain itu, Saad sangat berbakti kepada orangtua dan mencintai keduanya ,terlebih kepada ibunya.

Pada saat jahiliyah Saad bin Abu Waqqas merasa tidak tenang dengan apa yang dilakukan oleh kaum kafir Quraisy, kehidupan mereka yang buruk, menyembah Tuhan-Tuhan buatan yang tidak bisa berbicara.

Kisah Saad bin Abu Waqqas Masuk Islam


Kisah Saad bin Abi Waqqash Pemanah Diantara Deretan Pemuda

Dengan keadaan Masyarakat Quraisy yang penuh kedzaliman dan kejahilan. Saad bin Abu Waqqas dengan cepat menerima Hidayah Allah Ta'la. Beliau menjadi orang yang ke 3 atau ke 4 dalam memeluk Agama Islam. Hal itu membuat Saad bin Abu Waqqas berkata:

"Sungguh aku hidup selama tujuh hari, selama itu aku adalah sepertiga Islam"

Masuk islamnya Saad bin Abu Waqqas sangat berpengaruh buat para remaja Makkah, bahkan Saad bin Abu Waqqas bisa menyeret mereka untuk meniti jalannya dan mengikuti jejaknya. Tentu saja hal ini tidak aneh. Sebab Saad bin Abu Waqqas adalah remaja yang mempunyai nasab mulia dan kedudukan yang tinggi.

Kisah Saad bin Abu Waqqas dan Ibunya yang Penuh Siksa


Sebagaimana para sahabat lainnya yang baru pertama kali masuk Islam. Beliau juga menghadapi cobaan paling keras dan berat dalam hidupnya, kerasnya cobaan Sahabat Saad bin Abu Waqqas, sampai-sampai Allah Ta’la menjadikan (Qs.Luqman: 15) sebagai  Asbabun Nuzul (Sebab turun Al Qur'an)

Seperti apa kisahnya?

Mari dengarkan cerita Saad bin Abu Waqqas langsung:

"Aku mendengar Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam mengajakku kepada Islam secara sembunyi-sembunyi. Maka aku bergegas menemui Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam di bukit Jiyad (Salah satu bukit di Makkah) , dan Nabi baru saja melaksanakan Solat Ashar, lantas aku menyatakan keIslamanku.

Begitu ibuku tau bahwa aku masuk Islam, ibuku marah besar, dan kaget. Karna selama ini aku adalah anak yang paling berbakti kepadanya dan mencintainya.

Ibuku berkata kepadaku:

"Wahai Saad, Agama apa yang kamu ikuti itu? Sehingga membuatmu meninggalkan Agama Ayah dan Ibumu? Tinggalkanlah agamamu itu! Atau aku tidak akan makan selama Kau masih dalam agama barumu. Engkau akan merasakan kesedihan kepadaku, hatimu akan teriris-iris, penyesalan akan menimpamu dan membuat orang-orang akan mencelamu seumur hidupmu"

Saad bin Abu Waqqas menjawab, "Ibu jangan melakukan hal itu, karna aku tidak akan meninggalkan agamaku dengan alasan apapun"

Suhanallah.. ini adalah pukulan telak kepada Saad bin Abu Waqqas, karna dia sangat mencintai Ibunaya.

Karna Sahabat Saad bin Abu Waqqas Lebih cinta Allah dan RasulNya

Ibunya benar-benar melakukan ancamannya, dia tidak makan dan tidak minum berhari-hari, sampai badannya terlihat kurus dan lemas. Saad bin Abu Waqqas senantiasa menemuinya dan menasehatinya supaya makan dan minum sekalipun seteguk.

Namun, dia menolak dengan keras dan bersumpah tidak akan makan dan minum sampai Saad bin Abu Waqqas meninggalkan Agama Islam, lalu Saad bin Abu Waqqas berkata:

"Ibu, sekalipun aku sangat mencintaimu, namun aku tetap lebih mencintai Allah dan RasulNya. Demi Allah, seandainya Engkau mempunyai 1000 nyawa, lalu nyawa itu keluar dari jasadmu satu persatu, aku tetap tidak akan meninggalkan agamaku dengan alasan apa pun"

Allahuakbar !!!.. beginilah sosok Remaja sahabat Nabi Saad bin Abi Waqqas. Baik,kita lanjutkan... Saat sang ibu melihat keteguhan Saad bin Abu Waqqas, sang ibu menyerah, dan ia mulai makan dan minum walaupun masih dipaksa. Di saat itu lah, Allah menurunkan firmanNya tentang Saad bin Abu Waqqas dan keluarganya. Qs.Luqman: 15

"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."

Kisah Saad bin Abu Waqqas saat Berjihad


Perang Badar mempunyai kisah tersendiri antara Saad bin Abu Waqqas dan saudaranya Umair, khususnya pada perang Uhud. Pada saat itu, Saad bin Abu Waqqas sangat dipuja oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan dipercaya untuk melindunginya.

Sampai-sampai Nabi Shalallahu alaihi wassalam bersumpah demi ibu dan ayahnya, saat Saad bin Abu Waqqas memanah dengan jitunya Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam menyemangatinya dan berkata, "Bidiklah wahai Saad, Aku korbankan Ibu dan Bapaku sebagai tebusannya"

Dan Saad bin Abu Waqqas berbangga sepanjang hidupnya, "Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam tidak pernah menggabungkan Bapak Ibunya selain kepadaku"

Kepercayaan Al-Faruq untuk Saad bin Abu Waqqas


Pada masa Umar bin Khattab, Saad bin Abu Waqqas menjadi pilihan utama sebagai panglima dalam memerangi pasukan Persia, Umar ingin meruntuhkan negara mereka dan mencabut akar berhala dari muka bumi. Saat itu Umar bin Khattab mengirimkan surat-surat kepada para Gubernur Islam seluruh Negri,

"Kirimkan kepadaku siapa pun yang mempunyai senjata atau kuda atau kekuatan atau wawasan atau mempunyai keahlian ber Syair atau Berkhutbah atau selainnya yang bisa mendatangkan manfaat di medan perang"

Lalu kaum muslimin seluruh Negri berbondong-bondong ke Madinah untuk semangat Jihad. Setelah semua berkumpul, Khalifah meminta pendapat Ahlul Halli Wal Aqdi untuk panglimanya, Akhirnya mereka sepakat memmilih Saad bin Abu Waqqas. Akhirnya, pasukan saad pulang membawa kemenangan.. dan membawa harta rampasan yang banyak. Subhanallah..

Tag Hafalan
  1. Saad bin Abu Waqqos salah satu 10 Sahabat yang dijamin masuk surga
  2. Islam Saad bin Abu Waqqos saat masih muda

Rencana Pembelajaran untuk Anak


  1. Menjelaskan cintanya Saad kepada orangtua.
  2. Menjelaskan cintanya Saad kepada Allah dan RasulNya (ternyata lebih besar cintanya dari pada Orangtua)
  3. Memberi pertanyaan tentang, cobaan apa yang diberikan kepada ibunya.
  4. Menjelaskan maksud kepercayaan Umar kepada Saad bin Abu Waqqos (karna kesolehannya dan Imannya kepada Allah dan RasulNya)

Silahkan Ayah/Bunda menambahkan sendiri. Baiklah sekian kisah sahabat Saad bin Abi Waqqas semoga bermanfaat. Amiin. Penulis Abu Zaid Al-Amir [Shuwar Min Hayatis Shahabah Dr.Abdurrahman Ra'fat Basya]
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085766619270.

0 Komentar Kisah Saad bin Abi Waqqash Pemanah Diantara Deretan Pemuda

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top