Ciri Ciri Berita Hoax atau Sampah Menurut Wartawan Kafil Yamin


Ciri Ciri Berita Hoax atau Sampah

Cara Mengetahui Berita Hoax Menurut Wartawan Kafil Yamin


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."

(QS.Al-Hujurat:49:6)

Bismillah, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Wahai Saudaraku yang saya cintai. Pembahasan mengenai ciri ciri berita hoax bertujuan agar kita bisa membedakan berita-berita yang sesuai kenyataan. Bukan berita hoax yang bersifat provikasi. Hal ini akan membantu kita bertabayyun sebelum menyebarkan. Karena dalam Islam menganjurkan hal itu (bertabayun atau meneliti dahulu berita-berita yang ada) sebagaimana dalam ayat di atas.

Saudaraku, semakin besar dinamika politik, agama, atau yang lainnya. Bukan tidak mungkin jika semakin banyak berita dan informasi yang bertendensi negatif, bersifat hoax, provokasi, bahkan fitnah dan memojokan Agama Islam yang indah ini.

Untuk itu, kita semua harus cerdas dalam memilih berita, mengetahui berita hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sehingga kita tidak ikut serta dalam penyebarannya. Bagaimana cara mengetahui berita hoax di dunia maya?

Berikut ini beberapa cara sederhana untuk mendeteksi berita hoax (kami tulis setelah membaca catatan wartawan terkenal, Kafil Yamin dia memiliki hampir 14.000 pengikut di FB pribadinya). Mengetahui Ciri Ciri Berita Hoax:

Bacalah dengan Baik Judul Beritanya, Karena Berita Hoax dan Bukan Sangat Berbeda


Yang pertama kali harus kita ketahui dalam membedakan berita hoax atau tidak, adalah membaca judulnya. Apakah judulnya berlebihan? Apakah judulnya bombastis? Atau yang judulnya mengandung kata-kata provikatif.

Misalnya berita hoax nya: "Hoboh!!!! Anak Kecil Makan Nasi Beerwarna Putih!!" atau "Pertama di Indonesia, Ular Menyelamatkan Ikan yang Tenggelam di Sungai Asoi" (saya bikin sendiri jadi jangan dianggap serius)

Judul di atas, mengandung pola yang dimulai dengan 'Heboh' atau 'Inilah' tambah subjek plus kata 'Dahsyat'. Dan ada juga judul yang -Wow- misal, "Menakjubkan!!" "Biasa Diluar!!" #eh "Luar Biasa", "Parah", "Astaghfirullah". Padahal isinya cuma pernyataan biasa. Boro-boro dahsyat atau menakjubkan. Justru membosankan gariiiing-gariiing.

Atau katakanlah saya bertemu dengan seorang kenalan di jalan, dan kenalan itu menyapa saya: "Hay! Apa kabar?" Dan saya jawab: "Baik. Alhamdulillah". Bila pertemuan dan percakapan saya diliput oleh media tengil/penghasut, mereka akan menulis judul: "Inilah Jawaban Dahsyat Kafil Yamin yang Membungkam Seorang Penanya" (catatan: media tersebut menyukai saya, jika tidak akan dibikin judul sebaliknya)

Misal lain, mengetahui ciri-ciri judul berita hoax: "Tamparan Keras untuk Aa Gym dan Arifin Ilham". Atau "Ucapan Keras Rais Syuriyah NU Bungkam Aa Gym dan Arifin Ilham". Keterangan: kata-kata 'Tamparan Keras' dan 'Ucapan Keras' serta 'Bungkam' itu karangan si editor. Supaya karangannya mengandung perhatian publik, dengan cara yang tidak halal.

Judul yang benar harusnya: "Rais Syuria PBNU menyatakan NU tidak dalam posisi mendukung atau menghalangi pemimpin non-muslim jadi pemimpin" kenapa judul ini benar? karna sebenarnya, dalam isi beritanya Rais Syuria tidak menyebut-nyebut nama Aa Gym atau Arifin Ilham. Akal-akalan pengarang saja, supaya beritanya menarik ditambahi Aa Gym dan kata "Bungkam".

Jika mendapati judul di atas,ragukanlah. Tinggalkan berita tersebut. Bisa jadi situs tersebut sedang mencari pengunjung atau visitor. Dengan menyebarkan berita hoax.

Mengetahui Ciri Ciri Berita Hoax Dengan Membaca Terlebih Dahulu, Apakah Judulnya Masuk Akal??

Ciri berikutnya dalam membedakan berita hoax dan tidak adalah, dengan naluri kita. Apakah judul berita tersebut masuk akal atau tidak, jika tidak sebaiknya ditinggalkan. Misal: "Heboh, Masyaratakat NTT Siap Bumi Hanguskan FPI Sampai Tuntas"

Setelah dibaca ternyata tidak ada pernyataan dari ormas, kelompok dan paguyuban apapun di NTT. Bahkan tidak ada persiapan fisik apa pun. Setelah ditelusuri, berita tersebut hanya mengutip dari setatus FB bernama Lasiga Pedroes.

Maka berita ini tidak masuk akal, apakah mungkin ormas di NTT bisa membumihanguskan sebuah organisasi berlevel nasional. Lebih tidak masuk akal lagi, pemegangnya hanya satu akun FB, dan mengatasnamakan satu provinsi NTT. Jauhkan! Ini Hoax!

Ciri Ciri Berita Hoax, Judul Berita Menggunakan Kata Kerja Pasif

Jika judul atau kalimat banyak kata kerja pasifnya, 'Dianggap', 'Diduga', 'Ditenggarai'. Segeralah ragukan. Ketahuilah, kata kerja pasif adalah alat wartawan, alat editor untuk bersembunyi dari tanggung jawab. 

Misal: "Dianggap Menebar Kebencian, MUI Terancam Dibubarkan!" atau "Si A Diduga Korupsi Dana Haji (bila mampu),Solat, Puasa dan Zakat"

Judul di atas memang tidak menuduh, toh kalimatnya "Diduga" tapi siapa yang menduga? dan siapa yang menganggap menebar kebencian? Pengarang sendiri. 

Mengetahui Ciri Ciri Berita Hoax Dengan Membaca Paragraf  Pertama dan Kedua Saja

Jika tidak ada kutipan, rujukan kepada sumber berita. Sudah pasti itu kalimat si wartawan atau editor yang sedang mengungkapkan pikiran subjektifnya, atau hawa nafsunya. Abaikan.

Mengetahui Ciri Ciri Berita Hoax Dengan Memperhatikan Kredibilitas Narasumber


Nah, ini adalah ciri terakhir dalam membedakan berita hoax dan berita tidak hoax. Pastikan yang ngomong dan dikutip adalah orang yang layak untuk ngomong tentang informasi yang disebarkan.
Apa saja dan siapa dia? Wallahu'alam. sejauh ini banyak media-media Islam. Namun belum lama, media-media Islam tersebut diblokir.

Penutup: 

Bagaimanapun, sebaiknya membaca informasi dunia maya hanya sebatas kebutuhan, karna masih banyak hal lain yang lebih bermanfaat. 

Ingat hadist Nabi: "Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat" (HR. Tirmidzi no. 2317)

Cerdaslah dalam membaca informasi dunia maya, cerdaslah dalam menyebarkan berita-berita. Karena sekarang banyak sekali berita berita hoax bertebaran.

Sekian info dari kami, semoga bermanfaat bagi semuanya. Jangan lupa sebarkan ke teman-teman lainnya, supaya mereka juga tahu Cara Mengetahui Berita Hoax atau Sampah dengan melihat ciri-cirinya.

Wassalmualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Penulis : Abu Zaid 
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.

15 Komentar Ciri Ciri Berita Hoax atau Sampah Menurut Wartawan Kafil Yamin

  1. tanks info x gan... baru tau saya :)

    BalasHapus
  2. Informasi yang sangat membantu sekali

    BalasHapus
  3. memang kita benar benar harus memilah mana yg fakta dan mana yg hoax..

    BalasHapus
  4. makasih gan sangat membantu saya

    BalasHapus
  5. Mungkin perlu ada team untuk mengklarifikasi antara hoax dan nyata

    BalasHapus
  6. benar nih kita harus cermat dlam memilih berita agar tidak tertipu

    BalasHapus
  7. wah info yang menarik neh,,

    BalasHapus
  8. Kita harus selektif nih gan. thanks infonya

    BalasHapus
  9. Gan saran aja sih tambahin media yang sering menyampaikan berita hoax

    BalasHapus
  10. Kalau buka beranda facebook pasti banyak muncul berita hoax :(

    tujuannya hanya adu domba

    BalasHapus
  11. Sangat membantu, sekarang saya jadi bisa menyaring mana berita hoax dan mana berita asli :D thanks buat infonya

    BalasHapus

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top