Konsep Liburan dan Jalan Jalan Bersama Anak dalam Islam [Panduan Nabi]

Konsep Liburan dan Jalan Jalan Bersama Anak dalam Islam

Konsep Liburan dan Jalan Jalan Bersama Anak dalam Islam. Hari ini, tepatnya menjelang hari libur semester dan penutupan tahun masehi, menjadi hari yang menggembirakan buat anak-anak sekolah. Kegiatan-kegiatan Class Meeting dan Jalan-jalan keluar kota sudah menjadi agenda rutin mereka. Tak jarang pula orangtua yang sangat antusias terhadap kegiatan anak-anak di sekolah tersebut, sehingga ia menyempatkan diri untuk mengikuti kegiatan-kegiatan mereka.

Maka sangat cocok sekali jika kali ini abana membahas konsep jalan-jalan dan liburan dalam Islam. Bagaimana konsep liburan dan jalan-jalan dalam Islam? Apakah ada?


Konsep jalan-jalan bersama anak sudah dicontohkan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersama Abdullah bin Abbas. Di saat itu, Abdullah bin Abbas diajak jalan bersama nabi di atas kendaraan beliau Shalallahu alaihi wassalam. Dalam perjalanan ini, Rasulullah mengajarkan kepadanya beberapa pelajaran yang sesuai jenjang usia dan kemampuan daya pikirnya. Nabi berdialog dengan ringkas dan mudah dimengerti.

Rasulullah berkata kepadanya, "Nak, aku akan memberimu beberapa pelajaran: Peliharalah Allah Subhanahu Wataala, niscaya Dia akan balas memeliharamu. Peliharalah Allah, niscaya kamu akan menjumpaiNya di hadapanmu. Jika kamu meminta memintalah kepada Allah, jika kamu meminta pertolongan, mohonlah kepada Allah...." (HR. At-Tirmidzi, Kitab Sifatul Qiyam, 2516) Hadist ini dari cerita Abdullah bin Abbas sendiri.

Memberi Nasehat Ketika Jalan Bersama Anak Begitu Berkesan


Apa yang kita sampaikan ketika kita sedang jalan-jalan berdua bersama anak-anak sangatlah berkesan baginya. Hal ini sudah dibuktikan oleh Abdullah bin Abbas dalam cerita beliau di atas. Apa yang dilakukan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dalam hadist di atas sungguh mulia. Kita harus sadar bahwa beliau sedang mencontohkan para pendidik ataupun orangtua dalam masalah berlibur jalan-jalan bersama anak-anak. Misalnya, ketika jalan-jalan pagi bersama anak di hari libur, saat pergi ke tempat wisata bersama anak-anak atau kegiatan lainnya yang mengandung unsur jalan-jalan atau rihlah.

Lalu, masihkah kita membuang waktu yang indah ini?

Berikanlah Satu atau Dua Kalimat Nasehat Kepada Anak-Anak Ketika Jalan-Jalan atau Liburan

Banyak sekali materi-materi yang bisa kita sampaikan ketika sedang jalan-jalan bersama anak-anak. Bahkan apa yang kita lihat dihadapan anak-anak bisa menjadi materi penyampaian. Tentunya penyampaian Iman, membangun karakter iman anak. Anggap saja di hadapan anak ada sebuah pohon besar, lalu kita menyampaikan kepadanya bahwa apa yang sedang dilihatnya adalah tanda kekuasaan Allah. Dari tetesan air hujan menjadi pohon yang besar, betapa maha pengasihnya Allah.

Konsep Liburan dan Jalan Jalan Bersama Anak dalam Islam [Panduan Nabi]

Saya pernah berdialog bersama salah satu anak dari santri Kuttab Al-Fatih ketika jalan-jalan menaiki bukit. Jika kita melihat video ini, kita akan malu. Anak saja bisa, masa kita tidak?? lihatlah video di bawah ini:

Note: Jika antum pake UC Browser maka video tidak terlihat, sebab UC mem block konten gambar dan video. Silahkan ganti browser lain.



Inilah kesempurnaan konsep Islam. Mencetak generasi sahabat itu, sangat simpel dan mudah. Tidak rumit sebagaimana yang kita lihat sekarang. Saya akhiri pembahasan tentang konsep liburan dan jalan jalan bersama anak dalam Islam. Baca juga artikel lainnya. Wallahualahm. Abu Zaid. Hadist di atas kami nukil dari kitab Modul Kuttab karya Ustadz Budi Ashari Lc.

Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085766619270.

0 Komentar Konsep Liburan dan Jalan Jalan Bersama Anak dalam Islam [Panduan Nabi]

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top