Sekolah Full Day dan Hari Libur Anak Menurut Konsep Pendidikan Islam

Sekolah Full Day dan Hari Libur Anak Menurut Konsep Pendidikan Islam

Terakhir Up Date: 12-02-2017

Sekolah Full Day dan Hari Libur Anak Menurut Konsep Pendidikan Islam. Sekitar 3-4 bulan yang lalu, dunia pendidikan di Indonesia dihebohkan dengan gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy terhadap penambahan jam belajar anak-anak di sekolah (Sekolah Full Day).

"Jadi kalau FDS (full day school) waktu sehari penuh itu kan nanti bisa menerjemahkan lebih lanjut dari program nawacita dari Beliau (Jokowi-JK), dimana pendidikan dasar SD dan SMP itu pendidikan karakter lebih banyak, dibanding knowledge basenya dan banyak waktu memberikan kesempatan guru mendidik anaknya menanamkan pada siswanya karakter yang ada dalam nawacita itu," Ujar Muhadjir di kantor Wapres. Dikutip dari detik.com Senin, 8 Agustus 2016.

Melihat pernyataan beliau, sepertinya Indonesia memang belum bisa mengatasi masalah pendidikan di negri kita ini. Sampai-sampai Mendikbud Muhadjir terpaksa mengeluarkan konsep sekolah full day dan sedikit memberi waktu libur sekolah demi membangun karakter anak. Namun apa hasilnya? Pernyataan beliau banyak dikritik di media sosial. Tidak sedikit orangtua yang mengeluhkan hal itu, "Dengan keadaan seperti sekarang saja mereka sudah kelelahan, apalagi jika mereka harus bertahan lebih lama di sekolah," ujar Ayu yang dikutip dari BBC, 10 Agustus 2016.

Keadaan ini benar-benar membuat para orangtua kebingungan, sebagian ada yang bertanya-tanya, "Apakah konsep dari Bapak Muhadjir (Sekolah Full Day) benar-benar bisa mengatasi masalah pendidikan kita?" Mereka khawatir, jika anak sudah belajar sehari penuh dan merasa lelah terhadap penatnya belajar namun,  tidak bisa mengatasi moral anak bangsa, justru malah akan menambah masalah pendidikan kita.

Mendikbud Muhadjir sendiri, mengambil konsep Full Day School atau sekolah seharian dari negara Finlandia. Menurut beliau konsep ini sudah diterapkan di beberapa negara, dan salah satu negara yang sukses menerapkan konsep tersebut adalah Finlandia. (Media Tempo 28 Juli 2016)

Konsep Islam dalam Memberi Waktu Libur kepada Anak yang Sudah Diterapkan di Kuttab Al-Fatih


Sekolah Full Day dan Hari Libur Anak Menurut Konsep Pendidikan Islam

Untuk masalah ini, kami akan mengutip dari buku Modul Kuttab 1, karya Ustadz Budi Lc dan Ustadz Walid.

Dahulu, masyarakat muslimin pada masa kejayaan Islam, mempunyai perhatian dalam memberikan sepenggal waktu istirahat setelah penatnya pelajaran. Ibnu Hajjaj Al-Abdari (W: 737H/1336M) berkata: "hal itu merupakan sunnah, sesuai sabda Rosulullah Shalallahu alaihi wassalam, 'istirahatkan hati sesa’at demi sesa’at'.(Marasil Abu Daud: ada beberapa syahid yang sohih) Jika mereka telah istirahat 2 hari dalam 1 pekan,mereka akan bersemangat di sisa hari-harinya."

Dari perkataan Ibnu Hajjaj bisa kita simpulkan bahwa, sudah menjadi Sunnah Nabi untuk mengistirahatkan sesaat, dan beliau menambahkan, apabila dalam satu pekan anak istirahat 2 hari, maka mereka akan bersemangat di sisa hari-harinya. Sedangkan di Kuttab Al-Fatih sendiri, dalam satu pekan anak libur 2 hari, yaitu hari Sabtu dan Ahad.

Selain hari Sabtu dan Ahad, anak juga akan diliburkan di hari-hari tertentu, seperti Iedul Fitri dan Adha, anak sakit, ada badai serta ketika libur semester.

Setelah saya perhatikan, perkataan Ibnu Hajjaj benar-benar terbukti, dimana setiap hari Senin-Jum'at anak semangat dalam belajar, bahkan guru-guru juga ikut semangat. Dengan demikian, Ruh anak-anak dan guru-guru bisa lebih matang dan lebih siap menerima dan mengajarkan ilmu. Subhanaallah, tidak ada agama yang sempurna selain agama Islam.

Adapun untuk masalah Full Day, menurut pandangan pendidikan Islam sebenarnya di Kuttab masuk dari jam saat terbit matahari sampai sore menjelang terbenam. Namun, karena salah satu konsep kuttab yaitu mengikuti aturan negara maka Kuttab al-Fatih mengikuti masuk dari jam 07.00 sampai 12.00.

Lalu, bagaimana cara mengatasi moral anak? Pembahasan tersebut sudah saya bahas sampai lebih dari 4 X. Jadi silahkan Antum baca-baca di web Abana, atau baca artikel ini: Pendidikan Islam Usia Dini, Dari Mana Saya Memulai? dan Cara Mengatasi Anak Nakal Menurut Islam.

Baik, sampai di sini penjelasan tentang sekolah full day dan Hari Libur Anak Menurut Konsep Pendidikan Islam Kuttab. Semoga bermanfaat bagi generasi muslim. Share sebanyak-banyaknya. Syukran Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Mujahid Pendidikan Abu Zaid Al-Amir [modul Kuttab 1]
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.

0 Komentar Sekolah Full Day dan Hari Libur Anak Menurut Konsep Pendidikan Islam

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top