Obrolan Iman Anak: Menanamkan Karakter Iman pada Hari Akhir

Assalamualaikum. Malam ini saya akan menceritakan kejadian yang baru kami alami. Kejadian ini berkaitan dengan penanaman karakter Iman pada hari akhir kepada anak.

Setelah solat Isya, ada salah satu murid TPA saya di rumah. Dia datang menemui saya dan berkata, "Ustadz, saya kalu solat jadi tidak berani ribut, harus berdoa, karena takut sama api neraka"

Masyaallah, saya pun kaget mendengarkan celotehan anak yang polos tersebut. Entah mengapa obrolan iman tiba-tiba keluar dari mulutnya. Yang jelas, tadi sore saat mengajar kami hanyalah menyampaikan tentang kemarahan Allah pada hambanya yang nakal. Baiklah saya akan flasback dialog saya pada anak ketika mengajar.

Obrolan Iman saya pada Anak

Api neraka, karakter iman pada anak, hari akhir

Saya: "Nak, ustadz Abu Zaid bawa korek api nih, siapa yang mau tangannya ustadz bakar?? Sedikiit saja. Kena kuku nya saja gak papa deh?! Siapa hayo??"

Anak-anak: "Ya, gak mau Ustadz, panas"

Saya: "Loh, kok kalian jadi penakut gitu? Masa mental kalian gak kuat? Dibakar saja tidak mau?" Awas kalian jangan kebalik ya..

Anak-anak: "....?"

Saya: "Maksudnya kebalik itu, kalian tidak berani jika tangan kalian Ustadz bakar. Tapi kalian berani kalau seluruh badan kalian dibakar Allah!?"

Anak-anak: "Ko' bisa Ustadz??"

Saya: "Bisa lah, kan ustadz masih melihat ada anak di sini yang adabnya jelek, kadang solatnya ganggu temannya. Padahal solat menghadap Allah Loh?!

Kalau kalian saja berani nakal sama Allah, berarti kalian menantang Allah? Memang siap nak, kalau kalian dibakar api neraka yang panasnya berlipat-lipat api dunia? Di bakar ustadz aja gak mau, Eh dibakar Allah malah mau"

Anak-anak: "....?!:?!?:?##$"

Setelah itu, saya kembali menjelaskan sifat api neraka. Hal ini adalah waktu tepat untuk menanamkan keimanan atau karakter iman sejak dini.

Saya: "Baiklah, kalian tahu panasnya matahari di waktu siang?? Panas gak? kalian mau tidak, di tengah lapangan di bawah sinar matahari siang??"

Anak-anak: "Tidaak Ustadz, panas nanti hitam"

Saya: "Perlu kalian ketahui Nak, panas sinar matahari di waktu siang hanyalah uap api Neraka. Padahal sangat jauh dengan dunia. Iya tidak??!"

Anak-anak: "Iyaa.."

Kemudian, setelah ini saya bercerita nikmat Surga serta adzab kubur dan nikmat kubur.

Maka dari sinilah, anak banyak mengambil pelajaran dan memahami kekuasaan Allah, serta iman kepada hari akhir. Jadi, inilah sebab salah satu murid kami yang takut kepada Allah jika sedang solat. Dia takut apabila tergolong dari orang-orang yang membuat Allah marah.
Hanya sebatang korek api bisa merubah karakter. Mari tanamkan iman pada mereka
Sebenarnya, solatnya anak-anak di mushollah sudah mulai bagus sejak mereka belajar iman dan mengenal Allah serta mengerti hakikat adab. Tentunya ini semua bukanlah dari kami. Namun semua karena Allah dan doa orangtuanya. Untuk, pembahasan kurikulum Iman dan adab, Alhamdulillah sudah kami bahas di sini. Silahkan antum cari lewat daftar isi. Sekian, obrolan Iman menenamkan karakter iman kepada hari akhir. Semoga bermanfaat. Ya Allah, bimbinglah kami.
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085766619270.

0 Komentar Obrolan Iman Anak: Menanamkan Karakter Iman pada Hari Akhir

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top