Kisah Hamzah Paman Nabi Muhammad si Singa Allah

Kisah Hamzah Paman Nabi- Pada tahun ke 5 dan ke 6 dari kenabian, Rasulullah banyak menerima cobaan dan siksaan dari kafir Qurasiy. Ada Uqbah bin Abu Mu'aith, Abu Jahal dan bahkan pamannya sendiri yang bernama Abu Lahab. Di saat kondisi yang pengap dan dipenuhi awan-awan kedzaliman, muncullah seberkas cahaya di hadapan orang-orang beriman.

Yaitu keislaman Hamzah bin Abdul Muthalib. Siapakah Hamzah? Sehingga ia bisa memunculkan cahaya harapan bagi Rasulullah dan sahabatnya?

Biografi Hamzah bin Abdul Muthalib dan Latar Belakangnya


Kisah Hamzah Paman Nabi Muhammad si Singa Allah

Beliau adalah sahabat yanag bernama Hamzah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf al Quraisyi. Beliau merupakan salah satu paman Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dan juga saudara sesusuannya. Saat itu bekas budak Abu Lahab yang bernama Tsuwaibah al Aslamiyah telah dibebaskan lalu dia pun menyusui Hamzah dan juga Rasulullah. dari sinilah terjadinya saudara persusuannya.

Usia Hamzah lebih tua 2 tahun dari Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam. Hamzah tinggal di lingkungan keluarga Abdul Muthalib bersamaan dengan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Karena sejak kecil nabi sudah diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Lalu setelah dia meninggal hak asuhnya diberikan kepada pamannya yang bernama Abu Thalib. Sedangkan Abu Thalib adalah kakak kandungnya Hamzah.

Maka tak heran jika sejak kecil Hamzah selalu bermain dengan Rasulullah di sekitar ka'bah. Bahkan Hamzah juga mempunyai kebiasaan memanah, menombak dan bermain pedang. Hingga penduduk Makkah tahu akan kepandaian Hamzah dalam hal memanah, bergulat dan menombak.

Akhirnya paman nabi ini tumbuh besar menjadi pemuda yang mahir dalam menggunakan panah, tombak dan pedang. Di sisi lain Hamzah sangat menyukai berburu binatang. Tentu atas keahliannya dalam memanah dan menombak, ia selalu membawa pulang hasil buruannya tersebut.

Setiap kali pulang dari berburu dia selalu berjalan dengan penuh gagah berani sambil mengalungkan tombak dan panahnya di atas pundaknya. Sebelum pulang, dia melewati ka'bah dan selalu melakukan thawaf disana. (thawafnya bukan untuk Allah semata, sebab beliau belum masuk Islam)

Sifat Hamzah dan Kedudukannya di Hadapan Penduduk Makkah



Tidak dipungkiri bahwa Hamzah tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah, ditambah lagi dia berasal dari keturunan yang tinggi serta seluruh penduduk Makkah sudah mengetahui hal itu. Maka dengan keadaan seperti itu tidak ada seorangpun yang berani melawannya.

Namun dibalik itu semua, ternyata Hamzah bin Abdul Muthalib memiliki sifat dan akhlak yang sangat mulia, sampai-sampai banyak penduduk Makkah yang memujinya. Ia dikenal sebagai seorang pemuda yang dermawan, suka membantu dan menolong, terlebih lagi kepada kaum fakir miskin.

Hamzah juga terkenal suka bersilaturrahmi dengan keluarga dan teman. Jika berbicara tutur katanya sopan, menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang muda. Itulah karakter dan sifat yang dimiliknya. Meskipun hidayah Islam belum menghampirinya dia tetap tumbuh dalam kemuliaan. Subhanallah

Kisah Masuk Islamnya Hamzah bin Abdul Muthalib si Singa Allah


Inilah kisah yang paling banyak dikenal oleh masyarakat Islam khususnya di Indonesia, sudah banyak sekali para pendidik yang menceritakan kisah ini. Bagaimana kisah Hamzah masuk Islam? Apa sebab dia masuk Islam?

Sebenarnya saat awal-awal Rasulullah mendakwahkan Islam di Makkah, Hamzah tidak begitu memperhatikan ajakan beliau (cuek alias acuh). Cobaan dan cacian penduduk Makkah terhadap Rasulullah shalallahu alaihi wassalam juga tidak dipedulikannya.

Hingga suatu hari ketika Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berada di bukit Shafa yang sedang diserang, dicaci maki dan dihina Abu Jahal di hadapan orang banyak. Tiba-tiba ada seorang budak milik Abdullah bin Jad'an yang mendengar dan melihat apa yang dilakukan Abu Jahal tersebut kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam.

Setelah melihat kejadian itu, budak tersebut pun pergi meninggalkan bukit Shafa. Dia berjalan menuju Ka'bah. Dan di hari itu si budak bertepatan dengan Hamzah yang sedang berburu binatang seperti biasanya.

Setelah pulang dari berburu, Hamzah melakukan thawaf di ka'bah, lalu budak tersebut menemui Hamzah dan menceritakan apa yang dilihat dan didengarnya. Budak itu berkata, "Wahai Hamzah, andai engkau mendengar seperti yang aku dengar ucapan Abu Jahal terhadap ponakanmu (Muhammad). Andai engkau melihat penyerangan yang ia lakukan terhadap ponakanmu, sungguh engkau akan melakukan sesuatu."

Kali ini ucapan budak itu benar-benar membuat Hamzah terdiam. Hamzah mendengarkan cerita budak tersebut, dia terkejut bercampur marah atas perbuatan Abu Jahal terhadap ponakannya. Padahal selama ini dia cuek-cuek saja.

Tapi tidak untuk yang satu ini, sahabat Hamzah benar benar marah besar, tidak berpikir panjang lagi, dia langsung bergegas menuju bukit Shafa dengan wajah memerah, penuh dengan kemarahan, sambil membawa panah dan tombaknya. Di bukit Shafa, dia langsung menghampiri Abu Jahal. Tidak ada kata kata yang terucap dari Hamzah, dia langsung memukul Abu Jahal dengan busur panahnya hingga kepalanya bercucuran darah.

Setelah memukul Abu Jahal dengan keras, Hamzah berkata, "Apakah kamu mencaci makinya sedangkan aku memeluk agamanya (Islam). Aku mengucapkan seperti yang ia ucapkan (Rasulullah). Halangi aku jika kalian mampu."

Hamzah akan membela Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dengan kekuatan dan keberaniannya. Bahkan dia telah mengumumkan keislamannya di hadapan semua orang. Ini adalah kejadian yang sangat luar biasa.

Apa yang dilakukan Abu Jahal terhadap Rasulullah shalallahu alaihi wassalam itu mendatangkan keberkahan besar bagi umat Islam. Kejadian itu menjadikan Hamzah masuk Islam. Dia langsung menyatakan keislamannya di hadapan orang banyak.

Setelah itu, Hamzah bergegas menemui Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Di hadapan beliau, Hamzah mengucapkan syahadat dan nabi sangat bahagia, pamannya masuk Islam sedangkan ia orang yang ditakuti musuh. Allah menjadikan Islam ini jaya dengan masuk Islamnya Hamzah bin Abdul Muthalib.

Kapan Hamzah masuk Islam?

Menurut pendapat mayoritas ahli sejarah, paman Rasulullah Hamzah masuk Islam pada bulan Dzul Hijjah tahun ke 6 dari kenabian shalallahu alaihi wassalam.

Kisah Keberanian Hamzah Setelah Dia Masuk Islam


Setelah Hamzah masuk Islam, ia berkeliling ke kota Makkah untuk memberitahukan keislamannya itu kepada setiap orang yang ditemuinya di jalan. Tidak ketinggalan tokoh tokoh musyrik Makkah juga didatangi dan diberi tahu akan keIslamannya. Akhirnya berita keislaman Hamzah tersebar ke seluruh penduduk Makkah. Mereka orang orang musyrik yang selama ini mengganggu para sahabat harus berhati hati setelah Hamzah masuk Islam.

Masyaallah, keislaman Hamzah benar-benar memberi efek besar bagi kaum muslimin khususnya yang tidak memiliki perlindungan, seperti para budak, mantan budak atau orang lemah lainnya yang sudah masuk Islam.

Kisah Hamzah Hijrah ke Madinah


Kisah Hamzah Paman Nabi Muhammad si Singa Allah

Setelah Hamzah masuk Islam, dakwah Rasulullah di Makkah semakin tersebar. Tetapi orang orang musyrik tentu tidak tinggal diam. Mereka tetap memusuhi Islam, menghina dan mencaci Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, bahkan malah menyiksa sebagian sahabat beliau.

Hingga Allah mengizinkan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dan para sahabat untuk berhijrah ke Madinah demi mendapatkan ketenangan, berkumpul dengan para sahabat anshar (penduduk Madinah) dan dapat menyebarkan Islam dengan leluasa ke seluruh wilayah Arab.

Para sahabat yang di Makkah pun bergegas menuju Madinah. Hamzah dan beberapa lelaki lainnya menjadi sahabat pertama yang meninggalkan Makkah.

Hamzah meninggalkan Makkah tidak dengan sembunyi sembunyi seperti yang dilakukan sahabat lainnya supaya  tidak diketahui orang orang musyrik. Namun Hamzah meninggalkan Makkah dengan keberanian yang tinggi, ia melewati sekumpulan tokoh Quraisy yang duduk duduk di Ka'bah, menantang mereka jika ada yang berani menghalanginya. Sungguh besar keberanian Hamzah bin Abdul Muthalib.

Kisah Hamzah di Perang Badar


Pada tahun ke 2 H, orang orang musyrik Makkah mengumpulkan pasukan yang berjumlah 1000 orang untuk menyerang Madinah. Rasulullah pun mendapatkan izin dari Allah untuk berjihad. Terjadilah pertempuran di daerah Badar pada bulan Ramadhan. Pertempuran ini disebut dengan perang Badar. Pada perang ini keberanian dan kehebatan Hamzah benar benar terlihat dan membuat kaum musyrik ketakutan berhadapan dengannya.

Kedua pasukan tersebut berperang dengan sengit. Tiba tiba seorang musyrik bernama Aswad bin Abdul Asad maju dan berkata, "Saya bersumpah, sungguh saya akan minum dari telaga yang dikuasai Islam itu."

Diapun maju ke depan, Hamzah langsung menghadangnya dan menebaskan pedangnya ke kaki Aswad hingga putus. Aswad dengan berlumuran darah, merangkak ke arah telaga, Hamzah pun membunuhnya.

Tentara musyrik melihat salah satu temannya mati, maka tiga orang tokoh dari mereka maju ke depan pertempuran. Mereka adalah Utbah bin Rabiah, Syaibah bin Rabiah dan Walid bin Utbah. Mereka mengajak pasukan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berduel. Rasulullah menerima tantangan mereka.

Beliau menyuruh Ali bin Abi Thalib untuk melawan Walid bin Utbah. Hamzah melawan Syaibah bin Rabiah dan Ubaidah bin Harits melawan Utbah bin Rabiah. Tidak butuh waktu lama, Hamzah dengan mudah membunuh lawannya. Begitu juga Ali dan Ubaidah berhasil membunuh lawannya.

Pertempuran itu berlangsung dengan keras. Hamzah meletakkan bulu berwarna merah dari burung unta di dadanya, agar pasukan kafir tahu bahwa ia adalah Hamzah. Hamzah bertempur ibarat singa padang pasir yang lapar. Pedangnya diayun ayunkan ke kanan dan ke kiri. Banyak pasukan kafir terbunuh dengan tangannya.

Perang Badar pun berakhir dengan kemenangan diraih kaum muslimin. Banyak dari pasukan kafir yang mati termasuk tokoh tokoh mereka. Berita kekalahan itu terdengar oleh penduduk Makkah. Mereka marah besar dan akan membalas dendam.

Baca selengkapnya: Kisah Perang Badar

Kisah Hamzah Si Singa Allah di Perang Uhud


Setelah kalah, Abu Sufyan mengumpulkan pasukan yang jauh lebih besar untuk membalas dendam kekalahan itu dan membalas kematian tokoh tokoh mereka. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam mendengar rencana mereka, beliau pun juga mengumpulkan pasukan.

Orang orang kafir itu benar benar dendam terhadap Hamzah yang telah membunuh tokoh tokoh kaum kafir di Badar. Mereka menyewa seorang budak yang pandai melempar tombak untuk menyelinap dalam pertempuran itu dan membunuh Hamzah dari jauh. Budak itu bernama Wahsyi. Mereka menjanjikannya hadiah besar jika berhasil membunuh Hamzah.

Pertempuran kali ini bernama perang Uhud, terjadi pada tahun ke 3 H. Perang Uhud pun berlangsung dengan keras. Di tengah pertempuran terdengar berita bahwa Rasulullah terbunuh. Berita inilah yang membuat sebagian sahabat mundur dari peperangan dan kehilangan semangat. Tetapi Hamzah berbeda, dia berkata, "Saya adalah singa Allah dalam medan pertempuran, saya singa Allah."

Kisah Wafatnya Hamzah bin Abdul Muthalib Dibunuh Wahsyi


Kisah Hamzah Paman Nabi Muhammad si Singa Allah

Hamzah terus maju berperang tanpa mempedulikan berita tersebut. Di tengah tengah Hamzah yang sedang banyak membunuh kaum kafir, Wahsyi melihatnya dari kejauhan lalu mencari posisi yang tepat. Setelah itu Wahsyi pun melempar tombaknya ke arah Hamzah. Lemparannya mengenai tubuh Hamzah dan ia pun terjatuh. Hamzah sang pemberani gugur sebagai syahid.

Baca kisah wahsyi si pembunuh Hamzah

Berita terbunuhnya Hamzah tersiar di kalangan musuh. Istri Abu Sufyan bergegas mencari tubuh Hamzah, diapun mendapatkannya dan merasa senang karena dendamnya terbalaskan.

Perang Uhud pun berakhir. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berkeliling ke daerah pertempuran untuk melihat siapa saja yang gugur sebagai syahid. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam melihat tubuh Hamzah yang terbunuh. Air mata beliau mengalir membasahi pipinya. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam menangis, karena wafatnya paman yang beliau cintai.

Kaum muslimin di Madinah mendengar berita wafatnya Hamzah, mereka semua juga menangis bersedih. Hari itu kota Madinah dipenuhi dengan kesedihan mendalam atas terbunuhnya sang pemberani, paman Rasulullah yang tercinta. Semoga Allah meridhai Hamzah bin Abdul Muthalib.

Baca kisah perang Uhud selengkapnya di artikel, sejarah perang Uhud dan Hikmahnya

[Dirangkum dari kitab Ar-Rahiqul Makhtum, Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri dan Kitab Serial Sahabat Dijamin Masuk Surga, Hamzah. Nizar Saad Jabal, Qids Prisai Quran]

Tag Hafalan

  1. Hamzah bin Abdul Muthalib adalah paman Rasulullah serta saudara sesusuan beliau
  2. Ibu susuan Hamzah dan Rasulullah adalah seorang mantan budak yang bernama Tsuwaibah al Aslamiyah
  3. Usia Hamzah 2 tahun lebih tua dari nabi
  4. Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam pada bulan Dzulhijah tahun ke 6 dari kenabian
  5. Hamzah adalah salah satu sahabat yang pertama kali pergi berhijrah ke Madinah
  6. Ia dijuluki singa Allah karena keberaniannya dalam berperang
  7. Pada tahun ke 3 H Hamzah wafat sebagai syahid dalam perang Uhud
  8. Pembunuh Hamzah adalah seorang budak bayaran yang bernama Wahsyi


RPA

Apa RPA? Baca Bonus Abana RPA dan Tag Hafalan

  • Ayah Bunda menjelaskan sisi keimanan terhadap Allah yang Maha Mampu Atas Segalanya, dimana dengan perlakuan Abu Jahal malah membuat cahaya segar bagi umat Islam (masuk islamnya Hamzah)
  • Menjelaskan keberanian Hamzah dan besarnya keimanannya kepada Allah
  • Anak-anak mengetahui balasan Allah terhadap kafir Qurasiy di perang Badar. Di mana para kafir Quraisy yang dulu melukai nabi semuanya hampir binasa. Mulai dari Abu Jahal sampai Uqbah, dan ini menjadi bukti kebenaran Islam.

Baiklah mungkin itu saja kisah Hamzah paman nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam si singa Allah, yang disertai dan dilengkapi tag hafalan dan RPA. Semoga bermanfaat bagi kita semua khususnya untuk peserta didik di kelas. Jadikan kisah sebagai pelajaran dan ibrah untuk mereka :)
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085766619270.

0 Komentar Kisah Hamzah Paman Nabi Muhammad si Singa Allah

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top