23 Adab Masuk Masjid Dalam Islam No 9 Paling Sering Dilanggar

Adab masuk masjid- Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Masjid merupakan tempat ibadah bagi kaum muslimin. Para ulama berpendapat tentang batasan masjid. Mereka berkata apa yang berada di bagian dalam pagar dan pintu masjid maka itu adalah bagian dari masjid.

Siapa yang memuliakannya dan menjaganya akan mendapat pahala besar dari Allah ta'ala. Bahkan orang yang membangun masjid akan dibangunkan satu rumah di surga untuknya. Hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu, Nabi Muhammad shallallahualaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

"Barang siapa yang membangun masjid ikhlas karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga." (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir: sanad hadits ini shahih)

Karena masjid memiliki berbagai keutamaan dan kemuliaan maka tentu di sana ada etika etika saat hendak memasuki masjid, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Apa saja adab masuk masjid?

Adab Masuk Masjid


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Baiklah berikut ini adab adab masuk masjid yang kami rangkum dari kitab Muntaq Al Adab Asy-Syar'iyyah, Majid Saud Al-Ausan:

1. Jangan Masuk Masjid Bagi yang Makan Bawang Putih dan Merah Mentah


Inilah adab masuk masjid yang pertama. Kaum muslimin yang makan bawang putih atau merah masih mentah dilarang untuk datang ke masjid. Karena bau bawang putih dan merah mentah tidaklah sedap sehingga akan mengganggu orang yang sedang sholat. Adapun jika bisa menghilangkan bau tersebut dengan siwak atau odol maka tidak mengapa datang ke masjid.

Hal ini telah dijelaskan dalam hadits Jabir bahwasannya Nabi bersabda,

مَنْ أَكَلَ ثَوْمًا أَوْبَصَلاً فًلْيَعْتَزِلْنَا أَوْ قَالَ فَلْيَعْتَزِلْ مَسْجِدَنَا وَلْيَقْعُدْ فيِ بَيْتِهِ

"Barangsiapa yang memakan bawang putih atau bawang merah (mentah) maka hendaklah dia memisahkan diri dari kami atau hendaklah dia memisahkan diri dari masjid kami dan hendaklah dia duduk saja di rumahnya." (HR. Bukhari no. 855)

2. Berangkat ke Masjid di Awal Waktu


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Disunnahkan bagi kaum muslimin yang akan sholat di masjid untuk datang di awal waktu sholat atau jangan terlambat. Rasulullah telah bersabda,

لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا

"Kalau kalian mengetahui atau mereka mengetahui pahala yang ada pada shaf pertama niscaya benar benar terjadi undian (untuk mendapatkannya)." (HR. Bukhari 580 dan Muslim no.437)

Sabda nabi di atas menunjukkan besarnya pahala yang akan diperoleh bila kita datang ke masjid di awal waktu. Jadi adab masuk masjid yang kedua ini pun tidak boleh dilupakan.

3. Membaca Doa Ketika Berjalan ke Masjid


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Dianjurkan pula agar kita berdoa saat berjalan menuju masjid. Adapun doanya adalah,

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُوْراً، وَفِي لِسَانِي نُورًا، وَفِي سَمْعِيْ نُوْرًا، وَفِي بَصَرِي نَوْرًا، وَمِنْ فَوْقِي نُوْرًا، وَمِنْ َتْحْتِي نُوْرًا، وَعَنْ يَمِيْنِي نُوْرًا، وَعَنْ شِمَالِي نُوْرًا، وَمِنْ أَمَامِي نُوْراً، وَمِنْ خَلْفِيْ نُوْراً، وَاجْعَلْ فيِ نَفْسِي نُوْراً

Artinya: "Ya Allah jadikanlah cahaya dihatiku, jadikanlah cahaya di lidahku, jadikanlah cahaya di pendengaranku, jadikanlah cahaya di belakangku, jadikanlah cahaya di depanku, jadikanlah cahaya dari atasku dan jadikanlah cahaya dari bawahku. Ya Allah, besarkanlah cahaya untukku." [HR. Muslim no. 763]

4. Saat Masuk Masjid Harus Mendahulukan Kaki Kanan


Etika dan adab masuk masjid bagi kaum muslimin yang kelima adalah mendahulukan kaki kanan saat hendak masuk masjid dan berdoa,

 بِسْمِ اللهِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

"Ya Allah limpahkanlah sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah bukakanlah untukku pintu pintu rahmatMu." [HR. Muslim 1/494 Sunan Ibnu Majah]

5. Mendahulukan Kaki Kiri Ketika Keluar Masjid


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Kebalikan dari adab yang kelima, seyogyanya ketika keluar dari masjid kita dahulukan kaki kiri daripada kaki kanan dan berdoa. Adapun doa keluar masjid adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

"Ya Allah limpahkanlah sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu sebagian dari karuniaMu." (HR. Muslim no. 713)

6. Shalat Sunnah Tahiyyatul Masjid


Ketika masuk masjid di awal dan belum iqamat maka disunnahkan untuk sholat tahiyyatul masjid. Hadits Abu Qatadah as Sulami bahwasannya Rasulullah bersabda,

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِ

"Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk." (HR. Bukhari no. 444 dan Muslim no. 714). Dan di antara kelompok yang menyelisihi sunnah tersebut adalah tidak shalat tahiyyatul masjid dengan alasan waktu tersebut adalah waktu dilarangnya sholat padahal malah disunnahkan.

7. Dilarang Membicarakan Masalah Duniawi di Masjid


Terdapat larangan keras duduk-duduk di masjid berkumpul dan membicarakan masalah duniawi. Rasulullah telah bersabda,

يَأْتِ عَلىَ النَّاسِ زَمَانٌ يَحْلِقُوْنَ فيِ مَسَاجِدِهِمْ وَلَيْسَ هُمُوْمُهُمْ إِلاَّ الدُّنْيَا  وَلَيْسَ ِللهِ فِيْهِمْ حَاجَةٌ فَلاَ تُجَاِلسُوْهُمْ

"Akan datang kepada manusia suatu zaman di mana mereka berkumpul (duduk duduk) di masjid masjid mereka sedangkan mereka tidak memiliki keinginan (yang dibincangkan) kecuali dunia, Allah tidak memiliki keperluan pada mereka, maka janganlah kalian duduk bersama mereka." (HR. Al Hakim dalam al-Mustadrak. Hasan dari Syaikh Al Albani)

8. Menjaga Masjid dari Kegaduhan


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Sudah jelas kita harus menjaga ketenangan saat di dalam masjid dan disunnahkan agar masjid dijaga dari kegaduhan, banyak omongan yang sia sia (tidak berguna) dan mengeraskan suara dengan hal-hal yang dibenci. Biasanya takmir kurang memperhatikan masalah ini, saat ada anak-anak yang gaduh mereka diam dan tidak mempedulikannya.

9. Berjalan Ke Masjid dengan Khusyu' Tenang dan Tidak Tergesa Gesa


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Inilah yang sering dilanggar oleh sebagian kaum muslimin. Mereka tidak khusyu saat hendak berangkat ke masjid padahal Rasulullah shalallahu alaihi wassalam sangat menganjurkan agar saat kita berjalan ke masjid dalam keadaan khusyu', tenang dan damai. Apalagi saat akan solat kita dilarang tergesa-gesa berlari karena khawatir terlambat. Karena Nabi pernah melarang umatnya tergesa gesa ketika berjalan menuju masjid walaupun sudah iqamat. 

Dari Abu Qatadah, beliau bersabda, "Ketika kami sedang sholat bersama Nabi, tiba tiba beliau mendengar kegaduhan sejumlah orang, maka tatkala beliau telah usai sholat, beliau bertanya, 'Ada apa dengan kalian?' Mereka menjawab, 'Kami buru buru mendatangi sholat.'

مَا شَأْنُكُم؟ قَالُوْا: اِسْتَعْجَلْنَا إِلىَ الصَّلاَةِ. فَقَالَ: فَلاَ تَفْعَلُوْا, إِذَا أَتَيْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ فَعَلَيْكُمْ بِاالسَّكِيْنَةِ  فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوْا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوْا

Beliau bersabda, 'Janganlah kalian melakukannya, apabila kalian mendatangi sholat maka hendaklah kalian tenang, apa yang kalian dapatkan, maka sholatlah dan apa yang luput dari kalian maka sempurnakanlah (setelah itu)." (HR. Bukhari no. 635 dan Muslim no. 603)

10. Boleh Berbaring Terlentang di Masjid


Hal ini berdasarkan hadits Abdullah bin Zaid bahwasannya dia pernah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berbaring terlentang di masjid dengan meletakkan salah satu dari kedua kaki beliau di atas yang lain." (HR. Bukhari no. 475 dan 6287 dan Muslim no. 2100)

11. Boleh Menjulurkan Kaki ke Arah Kiblat


Mungkin sebagian kaum muslimin berpikir kalau menjatuhkan kaki ke arah kiblat makruh atau dilarang. Namun ternyata Rasulullah membolehkan kita menjulurkan kaki ke arah kiblat dan melarang menjulurkan kaki ke arah mushaf al Quran, hal itu ditujukan sebagai suatu adab dan pengagungan terhadap firman Allah. [Buka buku Adab dan Akhlak Islam, Majid Saud Al Ausyan, Hal 56, Darul Haq Februari 2014]

12. Seorang Muslim Boleh Tidur di Masjid


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Sebagaimana para sahabat ahlushuffah mereka tidur di masjid. Bila seseorang mimpi yang membuatnya junub maka hendaklah segera keluar dari masjid untuk mandi. Dari Ibnu Umar radiyallahuanhuma diriwayatkan bahwasannya beliau pernah tidur (di mana beliau saat itu pemuda perjaka dan tidak memiliki istri) di masjid Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. (HR. Bukhari, 440)

13. Dilarang Jual Beli di Masjid


Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Apabila kalian melihat ada orang yang menjual atau membeli (sesuatu) di masjid maka katakanlah (kepadanya), 'Semoga Allah tidak memberi keuntungan pada jual belimu." (HR. Tirmidzi no. 1321)

Hadits diatas jelas menunjukkan bahwa kita dilarang berjual beli di dalam masjid dalam bentuk apapun. Jadi kita tidak boleh menganggap remeh masalah ini.

14. Di larang Mengumumkan Barang Hilang


Adab masuk masjid yang ke 14 adalah Rasulullah melarang siapa saja mengumumkan barang hilang di dalam masjid. Beliau bersabda, "Barangsiapa yang mendengar seorang laki laki mengumumkan pencarian (suatu barang hilang) di masjid, maka hendaklah dia mengatakan, 'Semoga Allah tidak mengembalikannya kepadamu.' Karena masjid masjid tidak dibangun untuk perkara seperti ini." (HR. Muslim no. 568)

15. Boleh Mengeraskan Suara


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Di dalam masjid kita diperbolehkan mengeraskan suara namun harus dalam ilmu maupun kebaikan sedangkan keributan gaduh atau semacamnya sangat tidak diperbolehkan. Hal itu untuk memuliakan dan mengagungkan rumah Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

16. Boleh Makan dan Minum di Masjid


Hal ini berdasarkan hadits Abdullah bin Al Harits bin Jaz' az Zubaidi mengatakan, "Kami dahulu di masa Rasulullah pernah makan roti (panggang) dan daging di masjid." (HR. Ibnu Majah no. 3300)

Seperti yang kita tahu bahwa makan dan minum di dalam masjid sering dilakukan oleh kaum muslimin. Terutama saat berbuka bersama. Jadi tidak mengapa kita melakukan hal itu.

17. Boleh Membacakan Syair yang Mubah


Mubah di sini yang dimaksud adalah syair yang tidak mengandung hal hal terlarang di masjid. Misalnya syair-syair yang mengandung hawa nafsu dan syahwat atau syair-syair yang didalamnya terdapat musik dan hal-hal yang dilarang lainnya. Hassan bin Tsabit pernah membaca syair di masjid di hadapan Rasulullah.

18. Boleh Melakukan Permainan Tapi..


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Tidak semua permainan dibolehkan di lakukan di masjid. Hanya permainan tertentu yang tidak mengandung unsur maksiat. Misalnya bermain panah atau tombak pendek di masjid. Diriwayatkan dari Aisyah dia berkata, "Sungguh aku telah melihat Rasulullah suatu hari di pintu kamarku, dan orang orang Habasyah (Ethiopia) bermain main di masjid, dan Rasulullah menutupiku (dari pandangan orang lain) dengan selendang beliau, agar aku dapat melihat permainan mereka." (HR. Bukhari no. 455)

19. Larangan Keluar Masjid setelah Adzan Berkumandang


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melarang keluar dari masjid setelah adzan dikumandangkan kecuali untuk suatu udzur. Berdasarkan hadits Abu Asy Sya'tsa', dia berkata,

كُنَّا قُعُودًا فِي الْمَسْجِدِ مَعَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَأَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْ الْمَسْجِدِ يَمْشِي فَأَتْبَعَهُ أَبُو هُرَيْرَةَ بَصَرَهُ حَتَّى خَرَجَ مِنْ الْمَسْجِدِ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَمَّا هَذَا فَقَدْ عَصَى أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

"Kami pernah duduk duduk di masjid bersama Abu Hurairah, lalu muadzin mengumandangkan adzan, lalu seorang laki laki berdiri dan berjalan keluar dari masjid, maka Abu Hurairah mengikutkan pandangannya hingga orang itu pun keluar dari masjid, maka Abu Hurairah berkata, 'Adapun orang ini, maka sungguh dia telah membangkang kepada Abul Qasim (Rasulullah).' (HR. Muslim no. 655)

20. Penyimpangan Penyimpangan (terhadap syariat) di Dalam Masjid


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Di antara penyimpangan (terhadap syariat) yang berkaitan dengan masjid adalah meletakkan jam jam yang memiliki bunyi dentang lonceng seperti lonceng kaum Nasrani, mengeraskan suara bacaan al Quran yang dapat menyebabkan terganggunya sholat seseorang dan meludah di masjid, berdasarkan sabda Rasulullah,

الْبُزَاقُ فِي الْمَسْجِدِ خَطِيْئَةٌ وَكَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا

"Meludah di masjid adalah suatu dosa dan kaffarat (pelebur dosanya) adalah menimbunnya (dengan tanah)." (HR. Bukhari no. 415 dan Muslim no. 552)

21. Mengenakan Sandal saat Sholat 


Termasuk sunnah shalat dengan mengenakan sandal di masjid masjid. Sahabat Anas bin Malik pernah ditanya, "Apakah Nabi pernah sholat mengenakan kedua sandal beliau?"Anas menjawab, 'Ya." (HR. Bukhari no. 386 dan Muslim no. 255)

Dan apabila seseorang masuk masjid serta menanggalkan kedua sandalnya dan tidak sholat (jamaah) dengan mengenakannya maka (yang sunnah) adalah meletakkannya di sebelah kirinya, karena Nabi ketika menanggalkan kedua sandal beliau saat dalam keadaan shalat (sendirian), beliau meletakkannya di sebelah kirinya dan itu ketika beliau sholat sendirian pula.

Sedangkan apabila shalat secara jamaah maka keduanya diletakkan di antara kedua kakinya. Berdasarkan hadits, "Apabila salah seorang dari kalian shalat maka janganlah dia meletakkan kedua sandalnya di sebelah kanannya dan jangan pula di sebelah kirinya sehingga menjadi di sebelah kanan orang lain, kecuali jika tidak ada seorangpun di sebelah kirinya. Dan hendaklah dia meletakkan keduanya di antara kedua kakinya." (HR. Abu Dawud, no 609 dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud).

22. Tidak Lewat di depan Orang Shalat


Sebenarnya point ini juga sering dilakukan atau dilanggar oleh sebagian kaum muslimin, Nabi Shallallahu alaihi sallam telah melarang untuk melewati di depan orang sholat. Hal ini berdasarkan sabda Nabi,

لَوْ يَعْلَمُ الْمَارُّ بَيْنَ يَدَي الْمُصَلِّي مَاذَا عَلَيْهِ، لَكَانَ أَنْ يَقِفَ أَرْبَعِيْنَ، خَيْرًا لَهُ مِنْ أَنْ يَمُرَّ بَيْنَ يَدَيْهِ

"Kalau saja orang yang lewat di depan orang yang sedang shalat itu mengetahui dosa yang dipikulnya niscaya dia berdiri (menunggu) selama empat puluh (tahun) itu lebih baik baginya daripada dia lewat di depan (orang yang sedang sholat)." (HR. Abu Dawud, Bukhari no. 510 dan Muslim no. 507)

23. Berpakaian Rapih Saat Ke Masjid


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Adab masuk masjid no terakhir untuk laki laki dan wanita adalah mengenakan pakaian rapih. Hal ini sudah diperintahkan oleh Allah taala dalam firmanNya:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُواْ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ

"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid" [Qs. Al-A'raf 31]

Apa saja yang membuat diri kita jadi rapih? Baju gamis, peci atau sorban dan lain sebagainya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjelaskan maksud ayat di atas,"Di dalam ayat tersebut, Allah bukan hanya menyuruh hambaNya untuk menutupi auratnya, namun mereka juga diperintahkan untuk memakai perhiasan. Maka dari itu hendaklah mereka memakai pakaian yang paling bagus ketika shalat" [Al-Ikhtiyarot alFiqhiyyah karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah 4/24].

Baca juga: Adab Berpakaian Menurut Islam Beserta Dalilnya yang Shahih

Itulah beberapa point penting adab adab masjid untuk kaum muslimin baik laki laki maupun perempuan. Adapun adab di masjid khusus wanita sebagai berikut:

Adab Masuk Masjid Bagi Wanita


Adab Masuk Masjid Dalam Islam

Adab masuk masjid khusus untuk wanita adalah:

  1. Tidak menggunakan minyak wangi dan tidak berhias dengan sesuatu yang dapat mengundang (terjadinya) fitnah.
  2. Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak boleh berdiam diri di masjid, sedangkan wanita yang sedang istihadhoh boleh masuk masjid bahkan boleh beri'tikaf di dalam masjid, akan tetapi dengan catatan harus menjaga agar tidak mengotori masjid dengan najis.
  3. Yang terakhir hendaklah shaf-shaf perempuan berada di belakang shaf laki laki di masjid, sedangkan apabila tempat shalat kaum perempuan terpisah, maka shaf mereka yang paling utama adalah yang paling depan.

Baiklah itu saja dari kami penjelasan tentang 23 adab masuk masjid menurut Islam berdasarkan dalil yang shahih dari Al Quran maupun sunnah. Semoga tulisan kami ini bermanfaat bagi kaum muslimin semua. Sekian wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Referensi sudah kami cantumkan di atas].
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.

0 Komentar 23 Adab Masuk Masjid Dalam Islam No 9 Paling Sering Dilanggar

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top