3 Alasan Mengapa Guru dan Orangtua Harus Menemani Anak Makan, No 3 Paling Penting

Guru menemani anak makan- Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di sini abanaonline.com akan kembali membicarakan hal hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan Islam usia dini atau lebih tepatnya berkaitan dengan manajemen meja makan anak ketika di sekolah maupun di rumah.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa hari ini manajemen meja makan anak kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian orang tua maupun guru di sekolah. Anak-anak atau murid-muridnya dibiarkan makan sendiri tanpa ditemani oleh orang tua atau ustadz dan ustadzahnya. Padahal jika masalah ini dibiarkan akan berdampak buruk bagi si anak.

Lalu apa sih alasan mengapa guru dan orangtua harus menemani anak? Dan apa dampaknya bila guru atau orang tua tidak menemani anak saat makan?

Alasan Mengapa Guru dan Orangtua Harus Menemani Anak Saat Makan


Sebelum menyebutkan alasan alasannya, terlebih dahulu kami ingin bercerita tentang gambaran/kondisi makan anak-anak Kuttab Al Fatih. Di sana kami (para guru) dituntut untuk menemani anak saat makan baik kudapan maupun makan siang. Dan tidak boleh membiarkan mereka makan sendiri kecuali alasan syar'i seperti sakit atau alasan syar'i lainnya. Bukan hanya makan tapi juga saat bermain atau selama KBM masih berjalan, yaitu dari jam 07.00-13.30.

Ketika itu saya adalah guru baru. Saya bertanya dalam hati, "Mengapa sih, kita harus menemani anak di setiap aktivitasnya?". Pertanyaan tersebut terus membayangi pikiran saya hingga akhirnya saya membaca buku "Modul Kuttab 1, Ustadz Budi Ashari Lc" dan Alhamdulillah di sana kami pun mendapat jawabannya. Ternyata di sana terdapat alasan-alasan yang sangat penting dan memiliki pengaruh yang begitu besar bagi si anak. Berikut sebab kenapa guru harus menemani anak makan:

1. Agar Tidak Menumbuhkan Bibit-Bibit Kebiasaan Buruk pada Anak


Alasan Mengapa Guru dan Orangtua Harus Menemani Anak Makan,

Alasan pertama mengapa kita harus membersamai anak saat makan adalah supaya tidak menumbuhkan  kebiasaan-kebiasaan buruk pada anak. Ketika makan anak akan memperlihatkan sifat aslinya. Hal itu disebabkan karena saat makan ia sedang menghadapi keinginan hawa nafsunya.

Sehingga terkadang saat makan mereka berperilaku buruk dan merusak tata krama. Nah jika orangtua atau guru tidak duduk bersama mereka saat makan secara terus menerus lalu tidak meluruskan kesalahan-kesalahan mereka, maka otomatis si anak akan tetap membawa bibit-bibit kebiasaan buruk tersebut sampai dewasa.

Dan sebaliknya apabila guru menemani anak makan, niscaya kita bisa meluruskan dan membenarkan kesalahan-kesalahan si anak.

2. Agar Tidak Kehilangan Kesempatan untuk Memberi Pelajaran Kepada Anak, Baik Materi Iman Maupun Adab


Alasan Mengapa Guru dan Orangtua Harus Menemani Anak Makan,

Jika guru tidak menemani anak saat makan, ia akan kehilangan kesempatan baik untuk memberi pengajaran kepadanya. Entah itu berupa materi Iman maupun pengajaran terkait adab-adab makan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam makan bersama anak-anak, apabila menyaksikan sejumlah kesalahan maka beliau meluruskannya dengan cara yang simpati yang bisa mempengaruhi jiwa jiwa dan akal mereka.

عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا بُنَيَّ إِذَا أَكَلْتَ فَسَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ قَالَ فَمَا زَالَتْ أُكْلَتِي بَعْدُ

Imam Bukhari meriwayatkan dari Umar bin Abi Salamah -semoga Allah -subhanahu wa ta'ala- meridhoinya- ia berkata: "Dulu aku adalah anak kecil yang biasa berada di kamar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ketika tanganku mau menyuapkan makanan, beliau bersabda, 'Sebutlah nama Allah Subhanahu Wa Ta'ala, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang dekat denganmu".[HR. Ahmad No.15739]

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Hibban Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Mendekatlah hai anakku, sebutlah nama Allah Subhanahu Wa Ta'ala, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang dekat denganmu"

Dalam hadits ini kita bisa menemukan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengundang anak itu makan bersamanya dan itu dilakukan dengan cara lemah lembut. Kemudian beliau mengajarkan padanya tata cara makan dan adab makan.

3. Akan Merubah Kepribadian Anak Sedikit Demi Sedikit


Alasan Mengapa Guru dan Orangtua Harus Menemani Anak Makan

Alasan terakhir adalah dapat merubah kepribadian anak sedikit demi sedikit. Katakanlah kita bisa menemani anak makan sebanyak 2 kali dalam sehari dan disetiap makan kita memberi nasehat dan meluruskan kesalahan.

Bayangkan jika selama 1 tahun kita konsisten menemani anak sebanyak 2 kali sehari sudah berapa nasehat yang kita sampaikan kepadanya, sudah berapa kesalahan yang kita luruskan?

Inilah Mengapa kita sebagai guru dituntut sekali untuk menemani anak makan, menemani bermain dan menemani aktivitas aktivitas anak selama KBM, (kegiatan belajar mengajar). Baiklah itu saja dari kami semoga sharing "alasan guru harus menemani anak makan" bermanfaat buat diri kami pribadi dan teman-teman sekalian para pejuang pendidikan. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Abu Zaid
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085766619270.

0 Komentar 3 Alasan Mengapa Guru dan Orangtua Harus Menemani Anak Makan, No 3 Paling Penting

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top