13 Mitos Ibu Hamil Yang Tidak Dibenarkan Dalam Islam

Mitos ibu hamil- kehamilan adalah sebuah nikmat yang Allah berikan pada sepasang suami istri. Seorang suami tentu akan sangat bahagia ketika mendapati istrinya sedang hamil begitu pula bagi istrinya. Ia akan merasa sangat bahagia dengan kehamilannya, karena menurut kebanyakan orang, wanita kurang sempurna apabila belum menjadi ibu.

Bagi ibu hamil yang baru mengalaminya, tentu memiliki perasaan campur aduk, cemas, tegang dan berdebar-debar. Antara khawatir dengan keadaan bayi yang ada di perut atau khawatir sama kondisinya sendiri. Ditambah lagi dengan adanya mitos yang beredar di tengah masyarakat tentang ibu hamil.

Misalnya, 'Jika begini nanti berakibat begitu' dan lain sebagainya, sehingga tidak sedikit kita dapati wanita hamil rentan terhadap stres dan itu akan berdampak buruk pada janin yang dikandungnya. Padahal bagi seorang muslim yang memiliki Iman kokoh, tidak perlu merisaukan masalah ini.

Karena mitos-mitos tentang ibu hamil yang tersebar di masyarakat sejak dahulu kala hingga sekarang sama sekali tidak dibenarkan dalam Islam. Jadi bagi ibu hamil harus tetap rileks dan tidak boleh stress. Disamping itu suami juga harus menyakinkan bahwa mitos ibu hamil dalam Islam tidaklah ada. Apa saja sih mitos-mitos tersebut?

Mitos Ibu Hamil yang Beredar di Masyarakat


Mitos Ibu Hamil

Sebelum kami menyebutkan kumpulan mitos terkait ibu hamil. Terlebih dahulu apa sih mitos itu? Mitos adalah perkataan atau cerita tradisional yang ada di masa lampau atau zaman dahulu. Mitos ini diyakini berasal dari Tuhan atau Dewa, sehingga pada intinya mitos bukanlah berasal dari Islam.

Tujuan kami disini menyebutkan beberapa mitos terkait kehamilan, bukan berarti kami mendorong anda untuk mempercayainya. Tapi cukup sebagai pengetahuan saja. Baiklah langsung saja simak beberapa mitos ibu hamil berikut ini:

1. Ibu Hamil Wajib Membawa Gunting


Mitos pertama tentang ibu hamil adalah wajib membawa gunting. Dalam mitos, seorang ibu hamil diwajibkan membawa gunting kemanapun pergi. Karena dengan membawa gunting, maka ia akan terlindungi dari segala musibah dan bahaya. Subhanallah, jelas mitos yang seperti itu adalah sebuah kesyirikan. Maka jangan percaya, karena hanya Allah yang dapat memberi perlindungan dari musibah dan bahaya.

2. Wajib Membaca Surat Tertentu


Bila ada wanita atau ibu hamil biasanya ibu-ibu di kampung menyarankan agar ia membaca surat yang telah ditentukan. Contohnya wajib membaca surat Yusuf dan Maryam. Mereka yang memberi mitos seperti ini menyakini bahwa membaca surat Maryam supaya bisa melahirkan dengan mudah seperti Maryam ibunda Nabi Isa. Sekali lagi itu hanyalah mitos dan tidak ada hadits atau dalil yang menyebutkan tentang ini.

3. Acara 7 Bulanan


Dalam bahasa jawa, acara 7 bulanan biasa disebut dengan istilah "mitoni". Acara 7 bulanan ternyata masih dipercaya oleh sebagian masyarakat. Biasanya mereka mengadakan makan makan atau yang lainnya.

Baca juga: Hindari Mengucapkan 8 Kalimat Ini Pada Ibu Hamil

Tujuannya tak lain adalah supaya bayi yang dikandung selalu sehat dan diberi keselamatan hingga lahir. Ini jelas jelas mitos dan tidak ada dalil yang shohih mengenai hal itu. Jika menginginkan keselamatan dan kesehatan untuk bayi maka hanya kepada Allahlah tempat meminta.

4. Tanda Ayam Berkokok di Malam Hari


Mitos ibu hamil berikutnya adalah adanya ayam berkokok. Di tengah tengah lelapnya tidur, kadangkala kita mendengar suara ayam berkokok. Sebagian masyarakat masih meyakini bahwa kokok ayam pada malam hari adalah pertanda ada wanita yag sedang hamil di luar nikah.

Astaghfirullah, sungguh ironis bukan? Karena ternyata masih banyak umat Rasulullah shalallahu alaihi wassalam yang menyakininya. Padahal hal semacam itu tidak ada dalil yang shohih dalam Islam.

5. Kalimat 'Amit amit Jabang bayi'


Inilah mitos yang paling umum beredar di tengah masyarakat mengenai ibu yang sedang hamil. Banyak di antara para ibu hamil yang masih menyakini mitos yang satu ini. Yakni ketika seorang wanita hamil melihat suatu kejadian buruk maka harus mengucapkan "amit amit jabang bayi".

Untuk apa? mereka percaya dengan mengucapkan kalimat tersebut maka kejadian buruk yang dilihatnya tidak akan menimpa pada anaknya yang sedang dikandung. Maka mitos tersebut sudah jelas tidak ada dalam Islam.

6. Tidak Boleh Membunuh Binatang atau Hewan


Siapa yang dilarang di sini? Suamilah yang dilarang membunuh hewan tatkala istrinya sedang hamil. Aneh bukan? Memang aneh, namun hal ini tetap saja menjadi sebuah mitos yang masih banyak diyakini oleh masyarakat sekitar. Menurut mereka, apabila sang suami membunuh hewan saat istri sedang hamil maka akan membahayakan janin.

7. Ngidam Tidak Dituruti Anaknya Suka Ngiler


Hamil identik dengan ngidam. Mungkin sebagian ibu hamil tidak mengerti seperti apa ngidam itu? Ngidam adalah suatu keinginan kuat yang dialami ibu hamil, misalnya ibu sedang hamil dan ingin makan rujak setiap saat maka ini disebut ngidam.

Mitos mengatakan jika ngidam tidak dituruti maka anak yang dikandungnya kelak menjadi anak ngileran. (suka mengeluarkann ludah). Sekali lagi hal ini hanyalah mitos yang tidak patut anda percaya.

8. Ari Ari


Poin ke delapan ini sudah sampai tahap melahirkan. Yaitu keluarnya ari ari ketika si bayi sudah berhasil dilahirkan dengan selamat. Ari ari adalah tempat menyimpan makanan bayi saat di perut sang ibu. Pada hakikatnya ari ari ini haruslah dibuang atau dikubur.

Akan tetapi sebagian masyarakat menganggap bahwa ari ari adalah saudara kembar si bayi. Sehingga harus diperlakukan dengan baik (tidak asal dibuang), seperti upacara tertentu ketika menguburnya dan lain sebagainya.

9. Menghormati Ari ari


Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa anggapan sebagian masyarakat ari ari adalah saudara kembar si bayi, jadi harus dihoramti, diperlakukan dengan baik dan lainnya. Disini cara mereka menghormati ari ari adalah memberinya tempat khusus dan diberi lampu di atas kuburan ari ari. Sungguh hal ini adalah sebuah mitos yang tidak diajarkan dalam Islam, dan menurut kami perlakuan seperti itu merupakan suatu yang berlebihan.

10. Keberatan Nama


Dari judulnya saja sudah terlihat aneh bukan? Masa ada orang keberatan nama? Jangan salah, ternyata sebagian masyarakat masih menyakini mitos tersebut. Seorang anak jika sering sakit, maka mereka beranggapan bahwa penyebabnya adalah keberatan nama (memiliki nama yang terlalu panjang) sehingga harus diganti nama yang ringan atau pendek. Padahal sakit, ajal, sehat itu semua adalah kehendak Allah bukan yang lainnya. Jadi anda jangan percaya akan mitos tersebut.

11. Mitos Ibu Hamil Tidak Boleh Keluar Malam


Kakek atau nenek nenek terdahulu biasanya menyarankan kepada putri-putrinya untuk tidak keluar malam saat hamil. Menurut mereka hal itu akan membahayakan janin atau menimbulkan keburukan baginya (tidak ilok).

Memang dalam hadits nabi mengatakan bahwa pada menjelang maghrib setan-setan akan keluar maka diperintahkan anak-anak untuk masuk ke dalam rumah. Tapi kenapa mitos yang beredar justru saat malam hari? Entah itu sebelum maghrib atau setelah Isya. Tentu saja ini tidak benar.

Faktanya Nabi Muhammad hanya melarang untuk keluar sebelum maghrib sampai setelah maghrib. Bukan semalam penuh.

12. Ibu Hamil Tidak Boleh Memotong Rambut


Mitos Ibu Hamil

Salah satu mitos ibu hamil yang berasal dari sejak dahulu kala sampai sekarang namun tidak bisa dibuktikan adalah potong rambut. Dahulu mereka mengatakan bahwa potong rambut saat sedang hamil dapat membuat bayinya cacat.

Potong rambut saat hamil juga diyakini dapat mendatangkan berbagai penyakit dan memotong energi sang Ibu. Dalam pandangan Islam sendiri mitos ini sangat tidak dibenarkan. Karena yang bisa mendatangkan mudharat dan maslahat hanyalah Allah Azza wa Jalla. Jika kita meyakini selain Allah, bisa masuk ke dalam ranah syirik.

13. Mitos Lainnya


Selain ke-12 mitos di atas, masih banyak lagi mitos-mitos lainnya tentang ibu hamil. Mulai dari tidak boleh melayat kepada orang yang meninggal, tidak boleh menjahit, tidak boleh melihat gerhana matahari, tidak boleh minum es sama sekali dan dilarang pindah rumah.

Baik itulah 13 mitos ibu hamil yang dapat mempengaruhi psikis si ibu saat hamil. Ibu akan sangat khawatir karena mendengar mitos di atas sehingga menyebabkan stres, trauma dan takut. Maka dari itu, kami telah menguak semua bahwa mitos mitos di atas tidaklah benar dan tidak ada dalil serta bukti yang nyata. Wallahu'alam. Ummu Zaid

(Ref: Majalah Al Furqan/Hal. 75-76/Edisi:7/12 Shafar/1434)
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.

2 Komentar 13 Mitos Ibu Hamil Yang Tidak Dibenarkan Dalam Islam

  1. Saya mau nanya min, apakah benar kalau ada yang melahirkan di kendaraan, trus mobil nya diberkahi, memdapat berkah, apakah boleh mempercayai hal ini, terus apakah ada dalil nya ? Syukron

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Dalam masalah mencari berkah seperti ini kita harus melihat dalil, apakah ada yang menunjukan akan hal itu atau tidak.

      Ana tidak mendapati ada dalil tabarruk (dijadikakan tempat tabarruk.) WaAllohu a'lam

      Akan tetapi anak yg lahir itu dianjurkan untuk mendoakan keberkahan untuknya bukan untuk dijadikan tempat tabarruk.

      Hapus

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top