Cara Menghormati Orang Tua dan Guru Sesuai Ajaran Islam

Cara menghormati orang tua dan guru- orangtua dan guru merupakan dua sosok pahlawan yang hadir dalam kehidupan kita. Melalui merekalah terbentuk dalam diri kita karakter karakter yang baik. Karakter imani dan akhlak yang baik. Mendidiknya dengan penuh kesabaran.

Di samping itu ada seorang ibu yang rela mengorbankan nyawanya demi kelahiran putra putrinya. Ada pula seorang ayah yang rela pulang malam dalam keadaan lelah dan letih demi menafkahi anak anaknya.

Kelak setelah kita dewasa orangtua masih tetaplah orangtua, jangan pernah mengubah status mereka meskipun kita sudah berumah tangga. Sekalipun jasa mereka tak akan bisa diganti dengan apapun. Sebab itulah selayaknya bagi seorang anak hendaknya tetap menghormati mereka selamanya tanpa batas.

Begitu juga seorang guru, guru adalah orangtua kita saat di kelas, di pesantren atau di sebuah lembaga pendidikan. Guru selalu membimbing dengan penuh kesabaran, mendoakan anak didiknya, mengajarkan ilmu agama, menuntut ke jalan yang benar hingga menuju kesuksesan dunia dan akhirat.

Begitulah jasa-jasa besar dari orang tua dan guru terhadap kita, walaupun sebenarnya masih banyak lagi jasa-jasa mereka yang belum tercoret pada tinta hitam. Oleh karena itulah orang tua dan guru wajib mendapat penghargaan yang besar, bukan uang atau hadiah yang mereka harapkan.

Namun imbalan pahala dari Alloh serta kesholihan putra putrinya. Hormatilah guru dan orang tua mu, hargailah jerih payah mereka. Bagaimana caranya kita dapat menghormati orang tua dan guru? sejauh ini memang banyak sekali anak anak yang belum paham arti menghormati. Maka kami abanaonline akan berbagi ilmu bagimana caranya menghormati orang tua dan guru.

Cara Menghormati Orang Tua Dan Guru


Cara Menghormati Orang Tua Dan Guru

Menghormati orangtua maupun guru tidak pandang sebesar apapun ia memberikan manfaat untuk kita. Selama ia pernah menjadi guru dan orangtua kita maka di situlah kewajiban untuk menghormati mereka. Selain itu berbicara mengenai menghormati guru, berarti sama saja memperhatikan adab adab kepada guru.

Sedangkan adab adab pada guru sendiri sebenarnya sudah pernah kami bahas di artikel khusus berjudul, adab murid kepada guru dalam Islam yang wajib diamalkan. Tapi tidak mengapa kami ulas kembali dengan sedikit tambahan.


1. Cara Menghormati Orang Tua Kita


Pertama adalah bagaimana cara menghormati orang tua, ibu dan ayah kita.

Berbicara Lembut Dengan Orang tua


Alangkah durhakanya seorang anak apabila mengeraskan suara di depan orang tuanya. Dalam surat Al-Ahqof atau Al-Isra 23 sudah dijelaskan bahwa seorang anak dilarang berkata "uf" terhadap orang tua dan membentak mereka. Allah berfirman,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."

Maka berlemah lembutlah dan berbicaralah yang baik terhadap keduanya. Karena perkataan yang kasar hanya akan membuat keduanya sakit. Perlu diketahui menyakiti hati orang tua termasuk salah satu bentuk kedurhakaan seorang anak terhadapnya.

Mendengarkan Nasehat Orang Tua


Pada hakikatnya semua orangtua menginginkan anaknya menjadi baik. Sehingga sangat wajar jika mereka selalu memberi arahan dan nasehat terhadap anak anaknya supaya menjadi manusia yang berguna dan sholih. Sebab itulah dengarkan nasehat mereka, selama tidak melanggar perintah Allah maka taatilah dan hormati nasehat mereka. Hendaknya sebagai seorang anak tidak membantah nasehat kedua orang tua.

Tidak Merasa Malu Terhadap Keberadaan Orangtua


Cara menghormati kedua orangtua yang ketiga ialah jangan pernah merasa malu dengan apa yang dilakukan orangtua. Baik dari segi pekerjaannya maupun nasibnya. Terkadang saat kita sudah sukses dan orangtua kita semakin tua dan mungkin semakin buruk kesehatannya ada rasa malu dalam diri seorang anak.

Maka di situlah Allah ta'ala menguji kita sebagai anak. Apakah tetap menganggap dan menghormati mereka meski keadaan orangtua sudah tidak seperti dulu lagi. Perlu kita renungkan bahwa orang tua akan tetap menjadi orang tua kita apapun keadaan mereka. Karena tidak ada istilah mantan orangtua di dunia ini.

Meminta Doa Saran Dan Petunjuk Orang Tua


Sebagai bentuk penghormatan kita terhadap orangtua ialah melibatkan mereka di saat mendapat kesusahan dalam menentukan sebuah urusan. Seperti ketika hendak bekerja di luar negeri maka sebaiknya anda meminta saran dan petunjuk orang tua terkait keinginan anda tersebut.

Dengan seperti itu maka orang tua akan merasa dianggap dan dihormati oleh anaknya. Jangan lupa seyogyanya selalu minta doa dari orang tua pada setiap urusan yang akan kita jalankan. Pada setiap kesusahan yang kita alami. Karena doa orang tua insyaallah mustajab.

Tidak Menganggap Orang Tua Bodoh


Sejak kecil hingga dewasa, orang tualah yang berperan besar dalam mengantarkan anaknya menuju kesuksesan hingga menjadi anak yang pandai. Bahkan orang tua rela mengeluarkan banyak biaya demi menyekolahkan anaknya setinggi mungkin sampai orang tuanya pun kalah dengan ilmu yang dimiliki anaknya. Dari situlah kita kembali diuji apakah tetap rendah hati atau malah sombong dengan membodoh bodohkan orangtua? Naudzubillahimindzalik..

Jangan pernah sekalipun anda merasa pintar dan menganggap orangtua bodoh serta ketinggalan zaman. Ketahuilah orangtua mu tidak mengharap kepintaran darimu akan tetapi kesholihan akhlak dan perilakumu terhadap keduanya.

Mencium Tangan Orangtua Saat Berjabat Tangan


Meskipun sangat sepele namun inilah salah satu bentuk penghormatan kita terhadap orangtua. Ketika berjumpa dengan keduanya maka segeralah berjabat tangan disertai mencium punggung telapak tangan mereka. Dengan begitu orang tua akan senang dan bahagia dengan sikap anak anaknya. Ridha Allah adalah Ridha orangtua.

Memberi Dan Menanyakan Kabar Keduanya


Poin yang terakhir ditujukan bagi anak yang berada jauh dengan orang tua. Di saat seperti itulah, orangtua akan selalu mengkhawatirkan keadaan anaknya. Jadi hendaknya kalian selalu memberikan kabar baik kepada mereka agar tidak khawatir serta cemas. Selain itu tanyakan juga bagaimana kabar orang tua di rumah apakah sehat atau tidak.

Begitulah cara menghormati orangtua. Baik saat jauh maupun dekat. Semoga kelak kita menjadi anak anak yang sholih dan diridhoi orangtua dalam setiap langkah yang kita tuju. Dan kembali berkumpul dengan mereka di surgaNya. Sebenarnya masih banyak lagi hal hal yang anda lakukan untuk orangtua anda sebagai bentuk penghormatan kepadanya. Namun kami tidak menuliskan semuanya secara rinci. Kami cukup menuliskan hanya pada poin inti saja.

2. Cara Menghormati Guru


Cara Menghormati Guru

Setelah orangtua sekarang beralih ke guru. Dan teman teman yang belum baca artikel, adab murid kepada guru. Sebaiknya baca dahulu supaya lebih lengkap.

Mengucapkan Salam Pada Guru


Banyak sekali anak didik zaman sekarang yang sulit mengucap salam saat berjumpa dengan gurunya. Entah malas atau malu sehingga yang ia lakukan hanyalah tersenyum atau bahkan kabur enggan dilihat gurunya di jalan. Ketahuilah sikap yang seperti itu sungguh tidak sopan dan tidak menghormati guru. Maka hendaklah menghormatinya dengan mengucapkan salam ketika berjumpa dengannya di mana dan bagaimana pun keadaannya.

Mentaati Perintah Guru "Sami'na Wa Atha'na"


Mentaati guru adalah sebuah keharusan jika ingin mendapatkan keberkahan ilmu. Sebagai anak didik yang sholih dan baik maka jalanilah apa yang guru perintahkan selama tidak dalam kemaksiatan. Terkadang seorang murid merasa bahwa guru bukanlah orang tua kandung jadi masa bodo mau taat atau tidak. Nah, sikap yang seperti itulah sangat salah besar.

Menyimak Saat Guru Mengajar


Selanjutnya yaitu antusias atau menyimak dengan baik materi yang diajarkan oleh guru. Apabila saat belajar, anda malah tidur atau mengobrol maka hal itu akan menyakiti hati guru yang sedang menyampaikan pelajaran. Mengapa? karena sikap tersebut sama halnya dengan meremehkan dan tidak menghormati gurunya.

Berbicara Lemah Lembut dan Sopan


Guru bukanlah orang tua kandung kita, namun mereka juga orang tua kita di sekolah. Mereka yang mendidik kita dengan penuh keikhlasan. Maka tidak sepantasnya apabila seorang murid berkata keras di hadapan mereka. Sebagai bentuk rasa hormat terhadap guru maka perlakukanlah mereka dengan baik dan mulia. Berbicara dengan lembut dan sopan. Tidak berteriak dan membentaknya.

Baca juga: Adab Menuntut Ilmu dalam Islam Lengkap Beserta Dalilnya

Tidak Memotong Penjelasan Guru


Saat guru sedang mengajar dan menjelaskan materi di kelas maka jangan sampai kita menyela pembicaraannya. Jika ingin bertanya atau mengatakan sesuatu misal ingin izin, sebaiknya tunggulah sebentar sampai guru selesai menjelaskan materi tersebut. Tidak baik bila kita memotong di tengah tengah penjelasan guru.

Mengerjakan Tugas Dengan Baik Dan Tepat Waktu


Bentuk rasa hormat kita terhadap guru yang lain ialah selalu mengerjakan amanah atau tugas yang diberikan oleh guru kita. Meskipun guru tidak marah jika anda tidak mengerjakannya namun hal itu sangatlah tidak sopan dan sama halnya dengan meremehkan guru.

Dan janganlah menunda nunda, saat guru memerintahkan kapan waktu dikumpulkannya tugas maka saat itulah anda harus mengumpulkannya. Jika tidak, berarti kalian tidak menghormatinya sebagai seorang guru dan cenderung meremehkan.

Meminta Izin Saat Ada Hajat


Ketika proses KBM di kelas sedang berlangsung semua murid hendaknya fokus dan siap menerima semua materi yang disampaikan. Apabila di tengah ada hajat yang harus dilakukan misalnya ingin buang air maka jangan langsung lari keluar kelas. Karena hal itu sangat tidak sopan dan tidak menghormati keberadaan gurunya di kelas. Jadi, alangkah baiknya jika meminta izin terlebih dahulu sebelum ke kamar mandi.

Mengucapkan Terimakasih Kepada Guru "Jazakumulullah Khoiran"


Meskipun guru tidak memberikan apapun yang bersifat material maka tetaplah berterimakasih padanya karena telah memberi ilmu yang sangat bermanfaat dan mampu mengubah akhlak dan pola hidup anda. Serta membawa kesuksesan dalam mengarungi kehidupan.

Apalagi anda diberi sesuatu oleh guru. sebaiknya langsung berterimakasih dan jangan malu, sungkan atau gengsi untuk mengucapkannya. Karena sikap tersebut sangat mulia dan sebagai bentuk rasa hormat kita terhadap guru.

Itulah cara cara menghormati orang tua dan guru yang dapat kami rangkum. Semoga apa yang kami tulis di sini bermanfaat untuk anda dan mampu untuk berubah setelah kelalaian kita selama ini terhadap orang tua dan guru. Semoga Alloh senantiasa mengampuni dosa dosa kita, orang tua dan guru guru kita serta mengumpulkan kita semua di dalam jannahNya. Amiin.

Kami mengambil referensi dari kitab, Muntaq Al Adab Asyariah, Panduan Adab dan Akhlak Islam, Majid Saud Al Ausyan. Kami baca dan kami tulis dengan bahasa sendiri.
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.

0 Komentar Cara Menghormati Orang Tua dan Guru Sesuai Ajaran Islam

Posting Komentar

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top