Kultum Awal Ramadhan di Hari Hari Pertama yang Singkat 2018

Materi kultum awal Romadhon yang singkat- Marhaban Ya Ramadhan, mari sambut bulan Ramadhan dengan kegembiraan. Alhamdulillah malam ini Menteri Agama telah menetapkan bahwa puasa Ramadhan jatuh pada hari Kamis, 17 Mei 2018. Jadi Insyaallah tinggal satu hari lagi akan melakukan ibadah puasa dan solat tarawih.

Pada awal bulan Ramadhan biasanya para Da'i sudah mempersiapkan diri untuk menyampaikan kultum di hari pertama. Kultum yang disampaikan juga masih seputar menyambut bulan Ramadhan. Nah maka dari itu abanaonline.com di sini akan membagikan materi kultum singkat di hari pertama atau pekan pertama pada bulan Ramadhan.

Kultum di bawah ini sebenarnya materi pribadi yang akan saya gunakan di hari pertama bulan Romadhon. Tujuan dibagikan ke publik agar bermanfaat bagi yang membutuhkannya. Di samping itu contoh kultum yang kami tulis ini juga berdasarkan rujukan buku buku Ahluss Sunnah wal Jamaah. Jadi Insyaallah tidak ada kekhawatiran dari isi materinya.

Contoh Materi Kultum Awal Ramadhan yang Singkat


Contoh Materi Kultum Awal Ramadhan yang Singkat

Berikut ini kami bagi menjadi tiga bagian. Pertama pembukaan, kedua isi materi kultum dan ketiga penutupan. Kultum ini memang dikhususkan untuk disampaikan di awal awal Ramadhan dengan bahasa yang mudah, singkat, pendek dan jelas.

Baca juga: Ceramah Tentang Bulan Ramadhan Penuh Berkah Terbaru 2018

1. Pembukaan Kultum Awal Ramadhan


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan nikmat iman, Islam, kesehatan dan kesempatan kepada kita semua sehingga dapat kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan.

Shalawat serta salam kepada Baginda Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- serta kepada keluarganya, para sahabat serta orang-orang yang mengikutinya sampai akhir zaman.

2. Isi Materi Kultum Awal Ramadhan


Ma'asyiral muslimin jamaah shalat isya dan tarawih Rahimakumullah, bulan Ramadan merupakan bulan yang mulia, penuh berkah, penuh ampunan dan bulan penuh kesabaran.

Di bulan ini umat Islam di berbagai penjuru bumi tunduk dan patuh kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Seluruh umat islam melaksanakan ibadah puasa dan salat tarawih dengan penuh kesabaran. Menahan diri dari makan dan minum serta pembatal-pembatal puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Inilah ibadah agung yang telah diperintahkan Allah ta'ala di bulan ramadhan sebagaimana FirmanNya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalia. Mudah-mudahan kalian bertaqwa" [Qs. Al-Baqarah: 183]

Ma'asyiral muslimin jamaah shalat isya dan tarawih Rahimakumullah. Firman Allah di atas menerangkan bahwa ibadah puasa merupakan ibadah yang sangat dicintai Allah. Karena itu Allah mensyariatkan ibadah puasa sejak dahulu kala. Bukan hanya di ummatnya Nabi Muhammad -shalallahu alaihi wassalam-, tapi juga umat terdahulu.

Di samping itu, surat Al-Baqarah: 183 juga menerangkan tujuan dari diperintahkannya puasa Ramadhan. Yaitu agar tercapai ketakwaan. Ibadah puasa yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh tentu akan menghantarkan seseorang ke dalam ketakwaan.

Sehingga ibadah puasa menjadi ujian tersendiri bagi kaum muslimin. Apakah setelah menyelesaikan puasa Ramadhan kita bisa memperoleh nilai nilai ketakwaan seperti tunduk dan taat kepada Allah, atau malah menjadi orang yang semakin membangkang dan bermaksiat kepada Allah?!

Oleh sebab itu, marilah kita berusaha mewujudkan nilai-nilai ketakwaan ini dengan sebenarnya. Marilah menjaga semangat ibadah secara istiqamah selama satu bulan, bukan hanya di awal awal bulan Ramadhan saja. Sebab perintah Allah untuk satu bulan.

Ma'asyiral muslimin jamaah shalat isya dan tarawih Rahimakumullah, mari menjaga kemurnian puasa dengan menjaga lisan, perbuatan, pandangan dan pendengar. Sehingga kita tidak tergolong dalam hadits nabi,

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

"Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga saja." (HR. Ahmad, 2:373)

Mengapa gerak gerik hati, ucapan lisan, dan perbuatan anggota badan harus diperhatikan? Sebab nabi bersabda dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahualaihi wa sallam berkata,

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ

Artinya: "Puasa bukanlah cuma menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa yaitu menahan diri dari perkataan lagwu (sia-sia) dan rofats" (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih di dalam kitab Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1082)

Para ulama juga menasihatkan:

"Jika engkau berpuasa maka hendaklah berpuasa pula lisanmu, penglihatanmu, dan anggota badanmu. Janganlah engkau jadikan hari di saat kamu berpuasa sama saja dengan hari-hari biasa."

Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan:

"Bukanlah iman itu semata-mata dengan berangan-angan atau menghiasi penampilan luar. Akan tetapi hakikat iman itu adalah apa yang tertanam di dalam hati dan dibuktikan dengan amalan."

Marilah kita sambut bulan puasa ini dengan hati yang penuh kegembiraan. Kegembiraan akan rahmat dan ampunan Allah, kegembiraan terhadap curahan hidayah dan kelembutan taufik-Nya.

3. Penutupan Kultum Ramadhan


Semoga kultum yang singkat ini bermanfaat bagi kami dan jama'ah sekalian, dan semoga Allah ta'ala memberikan kepada kita kemudahan-kemudahan dalam menjalankan ketaatan dan menggapai surga-Nya yang abadi. Washallallahu 'ala Nabiyyina Muhammadin wa 'ala alihi wa sahbihi Ajma'iin.

Baca juga: Kultum Ramadhan Singkat Terbaik "Jangan Sia Siakan Ramadhan"

Ingin tau materi kultum bulan Ramadhan lainnya? Silahkan buka label "Ramadhan" atau kunjungi: Kumpulan Materi Kultum

Referensi:

  • Mausu'ahtul Al Adab Al Islamiyah, Abdul Aziz bin Fatih as-Sayyid, Ensiklopedi Adab Islam Menurut al-Quran dan as-Sunnah, Pustaka Imam Syafi'i, ke-5/Rabiul Awwal 1438 [Bab Adab Puasa].
  • Ramadhan Bertabur Berkah, Abu Utsman Kharisman,Penerbit Pustaka Hudaya, Cetakan Pertama: Ramadhan 1434 H/ Juli 2013
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.

3 Komentar Kultum Awal Ramadhan di Hari Hari Pertama yang Singkat 2018

Tulis komentar di sini dan centang tombol "Notify me" atau "Ingatkan kami" agar Antum bisa melihat balasannya. Syukran

Back To Top