Bacaan Doa Menyembelih Hewan Qurban dan Aqiqah Sesuai Sunnah

Doa menyembelih hewan qurban dan aqiqah- Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sekitar kurang dua pekan lagi kaum muslimin di seluruh dunia akan melaksanakan hari raya Idul Adha, yang mana di dalam hari raya tersebut terdapat pelaksanaan penyembelihan hewan qurban.

Berkurban sendiri merupakan syariat yang sangat dianjurkan oleh Allah dan RasulNya shalallahu alaihi wasallam. Oleh sebab itu hendaknya orang yang ingin menyembelih hewan kurban mengetahui doa-doa yang harus diucapkannya, sebab hal itu termasuk dari adab-adab berkurban.

InsyaAllah di bawah ini abanaonline.com sudah merangkum doa doa saat penyembelihan hewan quran dan aqiqah yang sesuai sunnah nabi berdasarkan rujukan kitab para ulama ahlussunah.

Doa Menyembelih Hewan Qurban dan Aqiqah Sesuai Sunnah


Doa Menyembelih Hewan Qurban dan Aqiqah Sesuai Sunnah

Secara garis besar bacaan ketika menyembelih hewan aqiqah dan hewan kurban sama seperti bacaan doa menyembelih ayam, itik atau jenis hewan lainnya yang halal dimakan. Yaitu cukup membaca basmalah dan takbir. "Bismillah, wallahuakbar". Sebagaimana sabda nabi shalallahu alaihi wasallam, dari Anas Radhiyallahuanhu ia berkata,

ضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا

Artinya, "Nabi shallallahualaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing kibas yang memiliki tanduk, beliau menyembelihnya dengan tangannya, mengucapkan bismillah dan bertakbir serta meletakkan kakinya pada samping leher." (HR. Al-Bukhari, no. 5565, Muslim, no. 1966)

Saat membaca "Basmalah" tidak perlu ditambahkan "Ar-Rahmani Rahim". Karena lafadz basmalah tersebut hanya dibaca saat akan membaca Al-Qur'an atau akan menulis surat, risalah, kitab dan lain sebagainya.

Lalu apa yang membedakan antara doa menyembelih hewan kurban sama doa menyembelih hewan di hari biasa?

Berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahuanha,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ يَطَأُ فِي سَوَادٍ وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ فَأُتِيَ بِهِ لِيُضَحِّيَ بِهِ فَقَالَ لَهَا يَا عَائِشَةُ هَلُمِّي الْمُدْيَةَ ثُمَّ قَالَ اشْحَذِيهَا بِحَجَرٍ فَفَعَلَتْ ثُمَّ أَخَذَهَا وَأَخَذَ الْكَبْشَ فَأَضْجَعَهُ ثُمَّ ذَبَحَهُ ثُمَّ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ ثُمَّ ضَحَّى بِهِ

"Bahwa Rasulullah shallallahualaihi wasallam pernah menyuruh untuk diambilkan dua ekor domba bertanduk yang kakinya berwarna hitam, perutnya terdapat belang hitam, dan di kedua matanya ada belang hitam. Lalu domba tersebut diserahkan kepada beliau untuk dikurbankan, kemudian beliau bersabda kepada Aisyah, 'Wahai Aisyah, bawakan pisau kemari.' Kemudian beliau bersabda: 'Tajamkanlah (asahlah) pisau ini dengan batu.'

Lantas Aisyah melakukan apa yang beliau perintahkan. Setelah diasah/ditajamkan, beliau mengambilnya dan mengambil domba tersebut dan membaringkannya, lalu beliau menyembelihnya. Kemudian beliau mengucapkan: Dengan nama Allah, ya Allah, terimalah ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan ummat Muhammad. Beliau berkurban dengannya." (HR. Muslim, no. 1967)

Nah dari hadits Aisyah di atas, dapat disimpulkan bahwa ada sedikit tambahan lafadz jika hendak menyembelih hewan qurban. Yaitu,

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ

Kalimat tersebut memakai nama Muhammad karena beliau shalallahu alaihi wasallam yang berkurban, adapun jika yang berkurban kita maka bisa membaca doa:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (......)

Bismillah Wallahu Akbar, Allahumma minka wa ilaika, Fataqabbal min (...).

Artinya, "Dengan menyebut nama Allah, dan Allah maha besar. Ya Allah hewan kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah quran... (sebut nama).

Itulah doa menyembelih quran dan aqiqah. Intinya yang tanda kurung itu diisi nama pemilik hewan qurban. Selain itu bisa juga memakai lafadz bahasa Arab,

إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Diletakkan paling akhir, hal ini sesuai Alquran dalam surat Al-Baqarah: 127,

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Ya Rabb kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (QS. Al Baqarah: 127).

Catatan: jangan sampai dengan sengaja tidak mengucapkan "Basmalah"/tidak menyebut nama Allah. Karena akibatnya daging qurbannya menjadi tidak HALAL. Allah berfirman,

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ

"Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan." (QS. Al An'am: 121)

Demikianlah bacaan doa menyembelih hewan qurban dan hewan aqiqah yang sesuai al-quran dan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Tulisan ini bersumber dari fatwa Syaikh bin Baz yang dapat antum baca di sini: (https://binbaz.org.sa/old/28507) dan juga kitab "Al-Adab al-Islamiah, karangan Abdul Aziz bin Fatih as-Sayyid Nada, bab Adab al-Udhiyyah"
Perhatian: Jika Akhi/Ukhti ingin menyebarkan artikel abanaonline, kami izinkan (copy-paste). Namun, mohon untuk menyertakan sumber tanpa ada yang dirubah isinya. Kebijakan Iklan: Iklan yang ada di sini sudah diatur oleh pihak Google. Apabila Antum menemukan iklan yang kurang layak, bisa melaporkan ke no WA admin: 085809999008.
Buka KomentarTunggu...
Back To Top